Jalur Pantura Jawa Barat, terdapat beberapa lokasi pasar tumpah. Titik itu berada di Pasar Sukamandi, Pasar Patrol, dan Pasar Kandang Haur dan Pasar Tegal Gubuk. Ketiga pasar itu terletak di Kabupaten Subang, Indramayu dan Cirebon.
Menurut Kanit Lantas Polsek Ciasem, Aan Sukarna, kemacetan di Pasar Sukamandi akan berlangsung pada pagi hari. Penyebabnya karena banyak angkot yang ngetem di lokasi itu. Untuk itu pihaknya akan memberikan pembatas supaya para pedagang, pembeli dan kendaraan pembeli tidak parkir menggunakan bahu jalan.
"Selain itu banyak juga becak-becak yang melawan arus dan penyeberang jalan," sambung Aan, di lokasi.
Untuk pasar Patrol, Indramayu Jabar, kemacetan diprediksi tidak akan terlalu parah. Hal itu, karena petugas sudah menyiapkan lahan parkir yang terletak tidak jauh di lokasi tersebut.
"Kita juga akan tindak tegas bagi angkot yang ngetem sembarangan," kata Kanit Lantas Polsek Patrol, AKP Jahri, di Pos Pol Pasar Patrol, Indramayu, Jabar.
Kemacetan parah akan terjadi di pasar Tegal Gubuk, Cirebon, Jabar. Di lokasi itu, para pedagang dan pengendara motor nekat memakan badan jalan, sehingga ruas jalur dari 3, menjadi 2 lajur yang bisa terpakai.
Pasar Tegal Gubuk juga akan menjadi jalur favorit pemudik menuju Jawa Tengah. Karena pasar Tegal Gubuk terletak di jalur yang menghubungkan pintu tol Palimanan, Cirebon.
"Tapi pasar tumpah di Tegal Gubuk hanya ada Selasa dan Sabtu, waktunya pun Subuh sampai Siang. Tapi kita akan lakukan rekayasa arus jika situasi sudah padat," tegas Kanit Lantas Polsek Arjawinangun, Iptu Eko Susilo, di Pos Pol Arjawinangun, Cirebon, Jabar.
Para petugas juga tidak bisa berbuat banyak terhadap kehadiran pasar tersebut. Pasalnya, pasar merupakan kebutuhan masyarakat. Tetapi pihaknya siap menertibkan lalu lintas di lokasi pasar tumpah.
Bagi pemudik yang ingin menghindari macet pasar tumpah, bisa memilih waktu perjalanore ataupun malam hari. Karena, pasar tumpah merupakan rutinitas pagi hari.