SERANG – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi
(Dishubkominfo) Provinsi Banten meminta PT Marga Mandala Sakti (MMS)
selaku pengelola jalan tol melengkapi fasilitas jalan seperti marka
jalan di sepanjang jalur Tol Tangerang – Merak.
Marka jalan merupakan bagian fasilitas jalan yang ada dipermukaan
jalan dan berfungsi untuk mengarahkan arus lalulintas dan membatasi
daerah kepentingan lalulintas.
“Persoalan ini memang terlihat sepele namun bisa menyebabkan
kecelakaan yang cukup fatal bagi pengguna jalan tol,” ungkap Herdi
Jauhari, Sekretaris Dishubkominfo Banten dalam acara media gathering
yang digelar PT MMS di KM 45, Tol Tangerang – Merak.
Menurut Herdi meningkatnya angka kecelakaan dan kematian sepanjang
arus mudik dan balik lebaran, bukan hanya faktor kelalaian manusia,
tetapi infrastruktur jalan yang seharusnya diperhatikan. “Kita semua
sepakat volume kendaraan pada musim mudik lebaran jauh lebih meningkat
dibanding musim liburan lainnya. Untuk itu jangan sampai kerja keras PT
MMS ini malah menjadikan kecelakaan,” tukas Herdi.
Menanggapi permintaan Dishubkominfo, Ir. Aziz Aribowo, Kepala Divisi
Operasi PT MMS mengatakan pemasangan marka jalan diatas pelapisan ulang
tidak serta merta bisa dilakukan. Menurut Aziz Aribowo, pihaknya
membutuhkan waktu minimal 2 minggu untuk membuat marka jalan secara baik
dan permanen.
“Kita tidak lakukan saat ini karena kondisi jalan masih basah. Jika
dipaksakan cat marka jalan akan memudar dan malah akan menyulitkan
pengendara,” terang Aziz.