Untuk itu, Satlantas jakarta Barat menggelar rapat koordinasi kawasan tertib lalu lintas bersama dengan para stake holder terkait di kantor satlantas wilayah jakarta barat, . Dengan rapat ini, seyogyanya tindakan semua instansi pemangku kepentingan di bidang lalu lintas akan sinergi.
"Untuk mewujudkan KTL yang ada di Jakarta Barat itu harus didukung oleh semua pihak termasuk pejabat yang ada di lingkungan Pemkot wilayah jakarta barat. Dengan berkoordinasi, maka tindakan-tindakan yang akan diambil akan dapat bersinergi antara satu dengan yang lainnya," ujar Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Wong Niti.
"Kami akan terus meningkatkan Kawasan Tertib Lalu Lintas ini supaya bisa menekan angka kecelakaan yang ada di wilayah jakarta barat," tambahnya.
Lanjut AKBP Wong Niti, saat ini masih banyak pengguna kendaraan bermotor khususnys roda dua, yang tidak mentaati peraturan lalu lintas diantaranya masih tidak menyalakan lampu pada siang hari. "Untuk itu, diperlukan dukungan semua pihak untuk mewujudkan KTL," terangnya.
Dirinya juga berharap, agar seluruh pengguna jalan bisa mentaati peraturan lalu lintas di jalan. "Rata-rata korban kecelakaan tersebut disebabkan karena pengguna jalan tidak mentati peraturan lalu lintas yang ada," tandasnya.
Selain itu, rapat revitalisasi Kawasan tertib lalu lintas ini juga membahas berbagai upaya untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Sebab, seperti diketahui pada jam-jam sibuk kawasan simpang slipi kerap kali terjadi kemacetan dan antrian kendaraan yang cukup panjang.
Selanjutnya, pihak satlantas jakarta barat akan bekerja sama dengan stake holder lainnya untuk menangani permasalahan kemacetan ini dengan melakukan beberapa kegiatan seperti, pemasangan spanduk tertib lalu lintas & himbauan di titik yang rawan kecelakaan, menertibkan angkutan umum yang berhenti di badan jalan, memperbaiki zebra cross yang pudar, dan tindakan-tindakan pengaturan lalu lintas lainnya.
Terakhir diharapkan setelah rapat koordinasi ini, pelaksanaan dapat segera dilakukan sehingga kawasan tertib lalu lintas di wilayah jakarta barat ini dapat segera terwujud dan tidak ada lagi kecelakaan