MALINGPING- Kendati setiap tahun memberikan kontribusi terhadap
pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lebak dari sektor pariwisata,
jalan menuju Pantai Bagedur di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping
malah dibiarkan rusak. Beberapa jalan berlubang bisa dilihat dari
gerbang masuk hingga loket masuk Pantai Bagedur.
Pantauan wartawan, hujan yang mengguyur Kecamatan Malingping membuat jalan berlubang menuju Pantai Bagedur tertutup air. Seorang pengunjung asal Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Dede Dewi, mengaku tergganggu dengan banyaknya jalan berlubang menuju Pantai Bagedur. “Bila jalan berlubang tidak segera diperbaiki dikhawatirkan menurunkan kunjungan ke Pantai Bagedur. Apalagi sekarang, musim hujan menjadikan jalan berlubang tertutup air. Bagi yang tidak tahu, bisa saja terjadi kecelakaan akibat terpeleset,” kata Dede saat bertemu wartawan di depan gerbang masuk Pantai Bagedur.
Menurutnya, tidak selayaknya jalan menuju Pantai Bagedur dibiarkan rusak karena pengunjung dikenakan retribusi yakni bagi kendaraan bermotor Rp 2.000 dan mobil Rp 10.000. Dia berharap, Pemkab Lebak segera memperbaiki jalan menuju Pantai Bagedur. “Saya juga minta ke Pemkab Lebak memperbaiki penerang jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Pantai Bagedur,” pungkasnya.
Kepala Dinas Bina Marga (DBM) Lebak Wawan Kuswanto berjanji akan berupaya mengusulkan perbaikan jalan menuju Pantai Bagedur. Kata dia, apakah jalan menuju Pantai Bagedur diperbaiki menggunakan dana pemeliharaan atau dana lainnya tergantung kebijakan Pemkab Lebak. “Saya akan usulkan perbaikan jalan menuju Pantai Bagedur,” singkat Wawan.