Lalu Lintas Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Tersendat

10:02
 image



AMBARAWA - Hari pertama penerapan satu lajur di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa untuk dua arah jurusan baik Semarang-Magelang atau sebaliknya, Kamis (6/12) justru mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan berujung pada kemacetan panjang.

Pemberlakukan tersebut ditempuh Pemkab Semarang sebagai alternatif sementara sembari menunggu izin penggunaan lahan eks-CPM dari Kodam IV/Diponegoro turun. Kapolres Semarang, AKBP IB Putra Narendra melalui Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Gusman Fitra mengatakan, kemacetan tersebut terjadi karena mayoritas kendaraan berat juga ikut masuk ke Jalan Jenderal Sudirman bukan melalui Jalan Lingkar Ambarawa (JLA).

"Yang ada justru terjadi kemacetan. Diantaranya disebabkan karena ada kendaraan besar yang ikut masuk ke jalan yang sama, serta aktivitas pedagang pasar pagi yang menggunakan sebagian bahu jalan," kata Kasat Lantas.
Pihaknya menyatakan, sebenarnya bila dilihat dari kapasitas dan kondisi lebar jalan, pemberlakuan sistem tersebut kurang maksimal. Namun karena sifatnya sementara maka langkah ini tetap ditempuh guna menepati permintaan elemen masyarakat Ambarawa yang terdiri dari pedagang serabi Ngampin dan awak angkutan kota (angkot) jurusan Ambarawa-Jambu-Bandungan.

"Jika dilihat memang tidak layak, terlepas dari itu kami bersama Dishubkominfo akan melakukan evaluasi untuk mencari solusi terbaik," tegasnya.

Ditemui terpisah, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong menyarankan, untuk mengantisipasi penumpukan arus, petugas tidak ada salahnya pengalihan arus kendaraan berat dan ke JLA.
"Bila kendaraan berat masih lewat ya sama saja tidak mengurai masalah. Namun bila sudah dialihkan ke JLA dan tidak bisa bergerak, mungkin alternatif terakhir bisa diberlakukan Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa hanya dilalui angkot saja. Kendaraan pribadi dan kendaraan berat sementara semua dialihkan ke JLA," ujar The Hok.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »