Lampung - Joni Effendi, warga Lampung, tewas dihakimi massa di depan Pasar Koga, Bandar Lampung, usai membawa lari tas milik pegawai Bank BTPN, Sabtu (26/1/2013).
Sebelum dihakimi massa, Joni terlibat baku tembak dengan Brigadir (Pol) Wildan F., Anggota Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung. Joni tertembak di bagian pahanya, lalu terjatuh dan kemudian dihakimi massa. Pelaku yang disebut-sebut Anggota TNI AL ini sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Advent yang berada persis di seberang lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Wakil Kepala Polda Lampung Komisaris Besar Rusman dan Kepala Polresta Bandar Lampung Kombes M. Nurochman sempat meninjau ke lokasi kejadian dan menengok pelaku yang tewas. Nurochman mengatakan, pelaku sempat membawa lari tas milik Chairunisa, pegawai Bank BTPN yang keluar dari Bank Mandiri, Pasar Koga.
"Ia sudah diincar pelaku yang berboncengan. Di tengah jalan, lalu korban (Chairunisa) dipepet pelaku. Lalu, tasnya dirampas. Korban lalu teriak, dan anggota (polisi) yang kami taruh khusus di lokasi perbankan seperti di sana langsung melihat dan mengejarnya Ternyata, pelaku membawa senjata api. Ia sempat mengarah-arahkan ke masyarakat, tembakan kena tukang parkir. Oleh anggota saya, ia ditembak di pahanya, lalu dipukuli massa," papar Nurochman, menjelaskan kronologi kejadian.
Ternyata, uang yang ada di dalam tas yang dirampas pelaku itu pun tidak banyak. "Hanya beberapa ratus ribu. Pelaku mungkin salah kira, dipikirnya nasabah," tutur Nurochman kemudian seraya menambahkan, pihaknya masih memverifikasi informasi yang menyebutkan bahwa pelaku adalah Anggota TNI.
Sebelum dihakimi massa, Joni terlibat baku tembak dengan Brigadir (Pol) Wildan F., Anggota Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung. Joni tertembak di bagian pahanya, lalu terjatuh dan kemudian dihakimi massa. Pelaku yang disebut-sebut Anggota TNI AL ini sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Advent yang berada persis di seberang lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Wakil Kepala Polda Lampung Komisaris Besar Rusman dan Kepala Polresta Bandar Lampung Kombes M. Nurochman sempat meninjau ke lokasi kejadian dan menengok pelaku yang tewas. Nurochman mengatakan, pelaku sempat membawa lari tas milik Chairunisa, pegawai Bank BTPN yang keluar dari Bank Mandiri, Pasar Koga.
"Ia sudah diincar pelaku yang berboncengan. Di tengah jalan, lalu korban (Chairunisa) dipepet pelaku. Lalu, tasnya dirampas. Korban lalu teriak, dan anggota (polisi) yang kami taruh khusus di lokasi perbankan seperti di sana langsung melihat dan mengejarnya Ternyata, pelaku membawa senjata api. Ia sempat mengarah-arahkan ke masyarakat, tembakan kena tukang parkir. Oleh anggota saya, ia ditembak di pahanya, lalu dipukuli massa," papar Nurochman, menjelaskan kronologi kejadian.
Ternyata, uang yang ada di dalam tas yang dirampas pelaku itu pun tidak banyak. "Hanya beberapa ratus ribu. Pelaku mungkin salah kira, dipikirnya nasabah," tutur Nurochman kemudian seraya menambahkan, pihaknya masih memverifikasi informasi yang menyebutkan bahwa pelaku adalah Anggota TNI.