Jakarta - Sekitar 300 orang buruh dari Persaudaraan
Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melakukan demo Samping Polres Jakbar di
depan Gedung GRC, Jalan S Parman, Slipi, Jakbar. Akibat aksi ini jalan S
Parman mengarah ke Semanggi padat merayap.
Pendemo yang membawa bendera PPMI ini datang sekitar pukul 14.00 WIB. Pendemo sempat melakukan aksi menutup Jalan S Parman. Namun sekitar 40 orang personel polisi bersama TNI dan Brimob langsung bertindak mendorong pendemo ke pinggir jalan.
"Kami menuntut status kami. Kami sudah bertahun-tahun kerja di sini namun masih kontrak," ujar Sekjen PPMI, Masrud Ibnu kepada wartawan di depan Gedung GRC, Jumat (22/3/2013).
Pendemo yang sudah selama tiga hari melakukan aksinya ini mengatakan tidak akan berhenti sampai ada keputusan dari pihak perusahaan.
"Seharusnya tadi ada pertemuan, tapi pemilik perusahaan yang bernama Pak Richard ingkar. Jadinya kita akan terus melakukan aksi demo ini," ujar Masrud tegas.
Pendemo yang membawa bendera PPMI ini datang sekitar pukul 14.00 WIB. Pendemo sempat melakukan aksi menutup Jalan S Parman. Namun sekitar 40 orang personel polisi bersama TNI dan Brimob langsung bertindak mendorong pendemo ke pinggir jalan.
"Kami menuntut status kami. Kami sudah bertahun-tahun kerja di sini namun masih kontrak," ujar Sekjen PPMI, Masrud Ibnu kepada wartawan di depan Gedung GRC, Jumat (22/3/2013).
Pendemo yang sudah selama tiga hari melakukan aksinya ini mengatakan tidak akan berhenti sampai ada keputusan dari pihak perusahaan.
"Seharusnya tadi ada pertemuan, tapi pemilik perusahaan yang bernama Pak Richard ingkar. Jadinya kita akan terus melakukan aksi demo ini," ujar Masrud tegas.