"Parkir liar di sini dijaga mereka yang bisa dibilang preman. Ini sudah yang ketiga kali kami tertibkan," ujar AB Nahor Kasie Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Senin (24/6).
Saat penertiban, dikatakan Nahor, terlihat ada preman-preman yang memang menjaga parkir-parkir liar tersebut. Beruntung, mereka (para preman) bisa langsung diusir oleh petugas.
Ditegaskan Nahor, pihaknya akan membawa ke jalur hukum jika parkir liar di sepanjang trotoar dekat gedung ITC Ambasador ini masih terus ada. Karena keberadaannya dianggap mengganggu fasilitas umum. "Nanti, jika ada lagi kita akan minta anggota polsek setempat untuk mengangkut dan menahan para preman tersebut, lalu disuruh bikin surat pernyataan biar kapok," ucap Nahor kesal.
Setelah ditertibkan, tambah Nahor, pihaknya akan menempatkan beberapa personil yang akan dibagi menjadi dua shift. "Setelah ini nanti akan ada personil yang menjaga, yang dibagi dua shift. Pertama pukul 07.00-13.00, dan kedua dari puku 13.00-19.00," katanya.
Dalam penertiban kali ini tidak ada motor yang ditilang oleh petugas. Hanya saja, para pemilik memindahkan motor mereka ke parkir resmi di gedung perkantoran sekitar secara sukarela.