
Surabaya - Komunitas penyandang cacat kali ini mengukir prestasi, walaupun cacat fisik namun tidak menghalangi puluhan orang ini untuk melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor atau touring dari Surabaya menuju Bali hari ini.
Mereka menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi, yakni beroda tiga. Touring Surabaya-Bali sejauh 1.300 kilometer ini juga digelar untuk mensialisasikan SIM D untuk kalangan cacat fisik.
Ketua Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Jawa Timur, Abdul Syukur, Senin (24/6/13), menjelaskan, perjalanan bertema ‘Menembus Batas Aksesabilitas’ ini digelar untuk membuktikan bahwa penderita cacat juga mempunyai kemampuan yang sama dalam mengendarai sepeda motor.
Pihak penyelenggara memperketat keikutsertaan para penderita cacat. Salah satu yang sangat diperhatikan adalah kondisi sepeda motor.
Seorang peserta touring, Budi Harianto, mengatakan, sepeda motornya tidak hanya dimodifikasi dari sisi kaki-kakinya, namun juga posisi gigi. Perseneling didesain sehingga bisa digerakkan menggunakan tangan.
Sementara itu, di kota-kota yang akan disinggahi selama perjalanan, mereka akan mengunjungi beberapa komunitas penderita cacat. Tujuannya, untuk memberi semangat dan motivasi agar penderita cacat bisa berkreasi dan produktif.