Keterangan korban, Kosim Nurseha, 22 tahun, peristiwa terjadi saat korban yang memarkirkan sepeda motornya di depan rumah, kemudian ditinggal masuk ke dalam untuk mengganti pakaian. Setelah selesai mengganti kaos, korban keluar rumah melihat sepeda motornya sedang dinaiki pelaku.
Korban pun mengejar pelaku hingga tertangkap. Pelaku sempat menodongkan senjata korek api mirip senjata api namun oleh korban ditendang hingga senpi pelaku terjatuh.
Korban berteriak maling hingga warga sekitar berdatangan dan meringkus pelaku. Ferry pun menjadi bulan-bulanan warga. Puluhan bogem mentah dan tendangan terus diarahkan kepadanya.
Aksi main hakim ratusan warga semakin tak terhindarkan. Meski pelaku sudah sekarat, warga juga sempat mengancam akan membakar pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke kantor RW 14, warga yang murka masih menyeret korban sambil terus memukuli dan menginjak-injaknya.
Petugas Polsek Metro Jatinegara yang datang setengah jam setelah kejadian kemudian mengamankan pelaku berikut barang bukti satu kunci T, 8 kunci palsu, dan senjata korek api mainan. Oleh petugas, pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Namun naas, nyawa Ferry tak dapat diselamatkan saat dibawa menggunakan mobil polisi menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.