Aksi Penodong Dijalan Tewas Ditabrak Korbannya

10:34

Pademangan  – Aksi tindakan kriminal yang terjadi oleh satu orang pengendara sepeda motor yang tewas ditabrak, setelah menodong sopir Avanza di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara. Muhammad Ramadhan, 24 tewas lantaran kabur saat dikejar usai menggasak STNK mobil Avanza milik Robert Capri Sumito, 26.

“Kita masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Dari keterangan Robert ia menabrak pengendara motor karena ingin merampas handphonennya dan dalam todongan senjata tajam,” kata Kapolsek Pademangan, Kompol Andri Ananta, Sabtu (16/8).

Kepada polisi, Robert mengaku ditodong pengendara Honda Scoopy, sekitar pukul: 20.00, Kamis (15/8). Malam itu, ia pergi dari Apartemen Rajawali, Jakarta Pusat dan bermaksud ingin menjemput pacarnya di Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. “Sebelum masuk tol saya berhenti di depan SPBU Jalan Bunyaim Sueb. Lalu saya telepon pacar dulu,” jelas Robert pada polisi.

Saat itu kondisi mesin mobil menyala dan kaca pintu terbuka penuh. Menurutnya, tiba-tiba pengendara sepeda motor Scoopy menghampirnya dan menanyakan arah Kemayoran, Jakarta Pusat. Setelah menjawab iya, Robert mengaku langsung ditodong pisau. “Dia bilang serahkan HP sambil menodong pisau ke tubuh saya,” ujarnya.

Tidak tinggal diam, Robert kemudian melawan dengan mendorong penodong tersebut. Akibatnya lengan kanannya mengalami luka terkena ujung pisau. Gagal mengambil HP, pelaku malah menyasar kunci mobil namun hanya berhasil membawa gantungan dompet berisi STNK. “Dia langsung kabur dan saya kejar. Saya juga sempat teriak maling dan terus klakson,” ujarnya.

Pengendara motor itu, tambahnya, sempat oleng saat dikejar. Pisau yang dibawa pun jatuh. Tidak lama dikejar lagi dan jatuh sempat duduk. Saat Robert akan turun, pelaku malah kembali memacu motornya. ”Nah, ketiga kalinya di Jalan Flamboyan, motornya jatuh dan tertabrakk mobil saya,”ucapnya.

Dia pun mengerem mendadak sepertinya akan belok. Saat itu saya mengerem tapi akhirnya menabrak motor iu hingga jatuh. Pengendara motor pun tewas di lokasi kejadian. “Kecepatan saat saya kejar sekitar 80 kilomter/jam,” ujarnya.

Kanit Laka Lantas Polres Jakut, AKP Daud Iskandar mengatakan, keterangan sopir Avanza terkait kecelakaan yang merenggut satu nyawa masih diselidiki. Robert bisa dikenakan pasal 310 UU Lalu Lintas tentang kelalain berkendara. Adapun pengakuannya Robert sebagai korban penodongan itu akan diproses Reskrim Polsek Pademangan.

Untuk kasus kecelakaan sendiri akan tetap diproses. Jika terbukti dia menjadi korban penodongan itu akan meringankan kasusnya. “Kita tangani kasus kecelakaannya. Masih mengumpulkan bukti lain,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pengakuan Robert ia ditodong, Kapolsek Pademangan, Kompol Andri Ananta mengataka, untuk penyelidikan dugaan penodongan pihaknya masih menunggu laporan sopir Avanza. Meski demikian, kita melakukan penyidikan karena di lokasi ada kita temukan senjata tajam. “Kita masih menunggu laporan sopir Avanza. Ia sendiri masih menjalani pemeriksaan di Unit Laka Lantas,” jelasnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »