
"Dia adalah sopir taksi terkenal, sudah 4 tahun bekerja di taksi biru itu," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Senin (8/12/2014).
Trisno ditangkap di Sektor 2, Bintaro, Tangerang Selatan pada Minggu (7/12) pagi. Dari tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk seragam biru sopir taksi itu. "Dia otaknya, dia yang merencanakan perampokan tersebut," kata Herry.
Selain Trisno, polisi juga menangkap tersangka Edwar Syah Jaya alias Eed (31), di Harmoni, Jakarta Pusat. Eed merupakan bekas sopir Angkot 08 Jurusan Tanah Abang-Kota. "Eed ini yang berperan bersembunyi di dalam bagasinya," pungkasnya.
Saat ini polisi masih memburu 2 pelaku lainnya. Berdasarkan keterangan 2 tersangka yang diciduk, diakui aksi perampokan tersebut dilakukan oleh 4 orang. Komplotan ini merampok dua karyawati yang mencegat taksi putih mereka di kawasan Kuningan dan SCBD Sudirman dua pekan lalu. Pelaku bersembunyi di bagasi yang berbatasan dengan penumpang yang duduk di jok belakang.
Sejauh ini motif, yang dilakukan Trisno karena alasan ekonomi. Dia juga tak memakai taksinya sendiri agar tak terendus. Selain Trisno, tersangka Edwar Syah Jaya yang juga diamankan di Harmoni, Jakarta Pusat merupakan bekas sopir Angkot 08 Jurusan Tanah Abang-Kota. "Eed ini yang berperan bersembunyi di dalam bagasinya," jelas Herry. (ntmcpolri.info)