Warga Tonton Relokasi, Jl Jatinegara Barat Tersendat

22:33



NTMC - Peristiwa relokasi Kampung Pulo masih menjadi daya tarik masyarakat sekitar hingga hari ini. Mereka menyaksikan petugas Satpol PP membersihkan puing-puing bangunan.

Mereka yang menyaksikan adalah para warga yang melintas di Jl Jatinegara Barat, tak jauh dari Kampung Pulo.

Puluhan orang ini  tampak duduk atau berdiri di pinggir jembatan hanya untuk 'menikmati' pemandangan aktivitas Satpol PP.

Warga Kampung Melayu, Agus (33), beserta istri dan kedua anaknya mengaku tertarik melihat proses relokasi lantaran saat melintas banyak warga yang menonton. Dia hanya sesaat menikmati tontonan tersebut, namun istri dan kedua anaknya masih nyaman duduk sembari menonton para Satpol PP bekerja.

"Ya ini tadi lewat aja. Eh kok rame jadi penasaran. Pas mau balik dan jalan lagi istri sama anak malah seneng," ujar Agus di lokasi, Minggu (23/8/2015).

Akibat banyaknya warga yang menonton, arus lalu lintas menjadi tersendat. Hal itu lantaran beberapa warga sembarangan memarkirkan motornya.

Juru parkir dadakan memanfaatkan momen tersebut. Beberapa penjual makanan ringan serta minuman dingin dengan sigap memanfatkan keramaian tersebut untuk menangguk rezeki.

Polisi Berikan Trauma Healing Bagi Warga Kampung Pulo

17:29



NTMC - Selain melakukan pengamanan relokasi warga Kampung Pulo,  aparat polisi juga melakukan kegiatan sosial pascapenggusuran. Salah satunya dengan memberikan trauma healing bagi warga Kampung Pulo yang terdampak relokasi tersebut.

"Trauma healing kita berikan kepada warga, anak-anak Kampung Pulo agar mereka lebih terhibur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal, Minggu (23/8/2015).

Hal ini dilakukan agar warga tidak terus berlarut dalam kondisi berkonflik pasca penggusuran beberapa hari lalu. Anak-anak, utamanya diberikan hiburan dan permainan secara cumam-cuma oleh aparat Polda Metro Jaya. Trauma healing itu antara lain dengan menghadirkan Mobil Pintar dan mengajak anak-anak bermain aneka games.

Di samping itu, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengobatan dan makan gratis di Rusunawa Jatinegara, Jakarta Timur.

Sampai sore ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengamanan di Kampung Pulo, Jaktim. Total ada 600 personel gabungan dari polisi dan Satpol PP untuk mengamankan kegiatan pembersihan puing-puing bangunan yang telah dirobohkan.
Mobil Pintar Polda Hibur Anak-anak Pindahan Kampung Pulo

Mobil Pintar Polda Hibur Anak-anak Pindahan Kampung Pulo

16:43
 Mobil Pintar Polda Hibur Anak-anak Pindahan Kampung Pulo di Rusun Baru

NTMC - Ratusan warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, telah mendapatkan kunci dan pindah ke Rusun Jatinegara Barat. Warga yang pindah termasuk anak-anak serta remaja.

Untuk menghibur anak-anak pindahan warga Kampung Pulo di rusun sekelas apartemen itu, Polda Metro Jaya menghadirkan mobil pintar.

Tampak mobil berwarna biru bertuliskan mobil pintar yang operasionalnya dipimpin Dit Binmas Polda Metro Jaya Aiptu Nani Suprihartini mendapat antusias dari anak-anak.

Beberapa bocah tampak gembira dengan banyaknya buku-buku yang disediakan oleh mobil tersebut. Mobil pintar ini memberikan 4 sentra pelayanan terhadap anak, yakni sentra pembelajaran, sentra komputer dan audio visual, serta sentra baca atau pustaka, serta sentra bermain untuk PAUD.


"Memang ini (mobil pintar) hadir mengingat rangkaian kegiatan pemindahan warga ke rusun. Anak-anak banyak yang tidak terarah bermainnya, ini merupakan kepedulian polisi," ujar Nani di Rusun Jatinegara Barat, Jl Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Minggu (23/8/2015). Rusun bertarif Rp 10 ribu/hari ini berjarak 1 km dari Kampung Pulo yang direlokasi.

"Anak-anak itu mitra termuda dan terkecil dari kepolisian. Mobil ini juga menjadi perpustakaan keliling," tambahnya.

Selain memberikan bacaan bagi anak-anak, Nani menjelaskan pelayanan yang ia berikan sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB ini juga memberikan beberapa penyuluhan penting bagi anak-anak.

"Kami juga memberikan penyuluhan dampak bahaya narkoba, kenakalan remaja, pelecehan seksual dan tertib berlalu lintas," jelasnya.

Kemudian, ada beberapa game yang diberikan ke anak-anak sebagai hiburan atas mulai pindahnya mereka ke rusunawa. Menurutnya, mobil pintar akan selalu melayani dan hadir untuk masyarakat. Apabila terdapat permintaan di rusun, mobil pintar akan siap menjadwalkan dan hadir menghibur anak-anak.


"Tadi juga ngasih game, memberikan sebuah pertanyaan siapa nama Kasatpol PP DKI, siapa nama Pak Camat, siapa nama bapak Kasat Binmas Polres Metro Jaktim. Ya itu merupakan bagian dari hiburan buat mereka. Anak-anak dan orang tua sangat antusias, dan anak-anak komunikatif," terangnya.

Polda Metro Bekuk Komplotan Pembobol ATM

14:36


NTMC - Lima orang komplotan pembobol ATM sebuah bank swasta besar di Indonesia ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Para pelaku membobol dana nasabah bank tersebut dengan modus skimming.

Kelima tersangka yakni E alias ES(41), YWR alias JT (32), MFH alias BY (32), AG alias A (34) dan S (31). Kelimanya ditangkap di 5 lokasi berbeda pada tanggal 8 Agustus 2015, di bawah pimpinan Kanit IV Subdit Resmob Kompol Teuku Arsya Khadafi.

"Para tersangka membobol 7 rekening nasabah Bank BCA. Pada saat polisi menangkap tersangka E yang merupakan otak kejahatan, ada 20 kartu ATM bank lainnya ada pada tersangka," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (23/8/2015).

Total kerugian dari 7 nasabah yang dilaporkan pihak bank tersebut yakni sebesar Rp 400 juta lebih. Tetapi ada 20 kartu ATM bank lain yang kemungkinan besar juga dibobol para tersangka ini.

"Kalau 7 rekening saja mereka bisa meraup Rp 400 juta, dengan adanya 20 kartu ATM bank lain kerugian bisa mencapai miliaran," ungkapnya.

Didik mengungkapkan, kasus terungkap berdasarkan laporan pihak bank tersebut. Polisi bersama pihak bank tersebut kemudian melakukan penyelidikan bersama.

Barang bukti: ATM berbagai bank dan wig/Amelia

"Ada keresahan nasabah Bank BCA merasa tidak melakukan transaksi penarikan uang tetapi saldonya berkurang bahkan mendekati habis, kemudian dilaporkan ke pihak BCA dan BCA melaporkan ke kita sehingga kita lakukan penyelidikan bersama dengan pihak BCA dan tertangkap 5 orang ini," jelasnya.

"Sementara BCA sudah mengganti semua kerugian para nasabah," tambahnya.

Sementara itu, Kompol Arsya menjelaskan, para tersangka melakukan penarikan dana para nasabah bank di Jakarta. Namun, para korban sendiri rata-rata berlokasi di luar Jakarta.

"Korbannya ada yang di Jawa Timur, di Medan. Bahkan ada salah satu korban yang belum pernah sama sekali ke Jakarta, sehingga korban merasa heran tidak pernah melakukan transaksi di Jakarta kok bisa uangnya ditarik di Jakarta," kata Arsya.

Arsya menambahkan, para tersangka membobol dana nasabah dengan menggandakan kartu ATM. "Mereka membeli data hasil skimming di internet," tutup Arsya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan atau Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.
Truk Tangki Terbalik di KM 24 Tol Pluit Arah ke Cengkareng

Truk Tangki Terbalik di KM 24 Tol Pluit Arah ke Cengkareng

08:39


NTMC - Truk tangki menabrak pembatas jalan dan terguling di KM 24 Tol Pluit yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta. Posisi truk terbalik dengan empat roda menghadap ke atas.

"Posisinya tadi terbalik ya, 4 roda di atas. Kecelakaannya di jalur 2," kata petugas call center PT Jasa Marga bernama Ema ketika dihubungi, Minggu (23/8/2015).

Namun saat ini penanganan kecelakaan tunggal itu sudah selesai. Kondisi arus lalu lintas pun berjalan lancar.

"Sudah selesai evakuasi ya, dan tidak ada korban," ucap Ema.

Mengenai muatan truk tersebut, Ema juga belum merinci. Dia beralasan petugas masih berada di lapangan sehingga data lebih detail belum diterima.

Selain itu, kecelakaan tunggal juga terjadi di KM 41 Tol Karawang yang mengarah ke Jakarta. Sebuah mobil boks bernopol D 8969 DM terguling.

Namun Ema mengaku belum mendapat informasi lebih detail mengenai kejadian tersebut. Yang jelas, peristiwa tersebut saat ini sudah ditangani oleh petugas.

"Untuk yang KM 41 belum ada data lebih lengkapnya," kata Ema.