Atasi Kemacetan Jakarta Butuh Manajemen Pengorganisasian Yang Ketat

11:43

JAKARTA - Walikota Solo, Joko Widodo, atau akrab disapa Jokowi mengatakan untuk mengatasi masalah yang selalu dihadapi warga Jakarta yaitu banjir dan kemacetan lalulintas hanya membutuhkan waktu satu periode masa jabatan gubernur atau lima tahun.

"Cukup satu periode, dengan speed yang tinggi, dan manajemen organisasi yang ketat," kata Jokowi, di Jakarta, Rabu 23 November 2011.

Menurutnya, permasalahan yang ada di Jakarta memang cukup kompleks. Namun, yang terpenting untuk segera diatasi dan dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Jakarta adalah banjir dan macet.

Kedua permasalahan itu, kata Jokowi, memang masalah klasik yang selama beberapa periode selalu dicarikan solusi namun tak kunjung mendapatkan solusi yang konkret. Jokowi berpendapat, penyelesaian untuk kedua masalah itu tidak begitu berat mengingat sumberdaya baik manusia maupun modal yang dimiliki Jakarta jauh lebih baik dibanding kota-kota lain.

"Penyelesaiannya nggak sulit-sulit amat, misalnya setelah saya tahu mengenai Solo, yaitu mengenai penganggaran, mengenai manajemen, mengenai birokrasi seperti apa," kata alumnus Universitas Gadjah Mada itu.

Melalui manajemen organisasi dengan kecepatan yang tinggi, kata Jokowi, dia menilai problem Jakarta dapat diatasi. Selain itu, Jokowi menuturkan, dengan manajemen penganggaran yang benar, manajemen perencanaan yang baik, serta implementasi yang tepat, Jakarta dapat segera terbebas dari kedua masalah klasik itu.

"Harus digenjot semuanya, terutama untuk menyelesaikan masalah macet dan banjir semuanya fokus di situ," katanya.

Seperti diketahui, Walikota Solo yang menyukai musik rock ini dinilai banyak pihak cukup berhasil dalam memimpin Kota Solo. Bahkan, dirinya dipercaya memimpin Solo oleh 91 persen masyarakatnya pada pilkada lalu. Beberapa kalangan menganggap Jokowi dapat memimpin Jakarta untuk menyelesaikan problem-problem yang ada di Jakarta.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »