“Lumpur yang menutupi badan jalan ini sangat sulit dilewati, selain karena pengaruh hujan, roda kendaraan juga sulit berputar karena tertutup tanah. Bagi pengguna jalan yang nekat melintas, harus mendorong sepeda motornya, Kamis (24/11).
Akibat tertutupnya badan jalan negara itu, ruas Jalan Ladia Galaska itu kini hanya bisa dilintasi menggunakan sepeda motor saja. Sedangkan kenderaan roda empat atau lebih justru tak bisa melintas karena lumpur yang berada di badan jalan yang baru saja dikeruk itu berkedalaman sekitar 20-40 centimeter dengan panjang lumpur mencapai 20 meter di badan jalan.