Di beberapa gerbang tol, saat ini telah tersedia beberapa Gerbang Tol Otomatis (GTO) yang khusus menggunakan kartu tol yang dikeluarkan oleh PT Bank Mandiri dengan pengelola jalan tol. Menggunakan kartu tol di GTO ini membuat transaksi menjadi lebih cepat.
Sayangnya, rencana agar transaksi di GTO lebih cepat sering mengalami kendala ketika ada mobil yang pengemudinya tidak memiliki kartu tol. Umumnya yang demikian adalah kendaraan yang berasal dari daerah saat masuk ke Jakarta melalui pintu tol Halim. Kendaraan dari luar kota ini langsung masuk antrian di GTO, padahal mereka tidak memiliki kartu tol, sehingga sering terlihat mereka harus meminjam karto tol kendaraan yang di belakangnya.
Kejadian seperti ini tentu saja menghambat kendaraan yang ada dibelakangnya. Selain itu, ada kendala lainnya yaitu batas minimal nilai uang dalam karto tol tersebut adalah Rp 20.000. Jika kurang maka kartu tersebut tidak bisa dipergunakan. Hal seperti ini juga menghambat kendaraan untuk bertransaksi di GTO.
Jika kita perhatikan, pengelola jalan tol sangat minim memasang informasi mengenai syarat kendaraan yang bisa melalui GTO. Pengemudi baru bisa mengetahuinya setelah sangat dekat dengan GTO. Untuk itu alangkah baiknya sekitar 1 km dari GTO sudah ada papan pengumuman sehingga mereka yang tidak memiliki kartu tol atau kartu dengan saldo yang tidak mencukupi tidak terjebak di GTO, yang tentunya akan menghambat kendaraan lainnya melakukan transaksi.
Sayangnya, rencana agar transaksi di GTO lebih cepat sering mengalami kendala ketika ada mobil yang pengemudinya tidak memiliki kartu tol. Umumnya yang demikian adalah kendaraan yang berasal dari daerah saat masuk ke Jakarta melalui pintu tol Halim. Kendaraan dari luar kota ini langsung masuk antrian di GTO, padahal mereka tidak memiliki kartu tol, sehingga sering terlihat mereka harus meminjam karto tol kendaraan yang di belakangnya.
Kejadian seperti ini tentu saja menghambat kendaraan yang ada dibelakangnya. Selain itu, ada kendala lainnya yaitu batas minimal nilai uang dalam karto tol tersebut adalah Rp 20.000. Jika kurang maka kartu tersebut tidak bisa dipergunakan. Hal seperti ini juga menghambat kendaraan untuk bertransaksi di GTO.
Jika kita perhatikan, pengelola jalan tol sangat minim memasang informasi mengenai syarat kendaraan yang bisa melalui GTO. Pengemudi baru bisa mengetahuinya setelah sangat dekat dengan GTO. Untuk itu alangkah baiknya sekitar 1 km dari GTO sudah ada papan pengumuman sehingga mereka yang tidak memiliki kartu tol atau kartu dengan saldo yang tidak mencukupi tidak terjebak di GTO, yang tentunya akan menghambat kendaraan lainnya melakukan transaksi.
Sumber : NTMC