Headlines News :
Home » » Dispenda Jatim Meminta Pemlik Kendaraan Memutasikan Kendaraannya

Dispenda Jatim Meminta Pemlik Kendaraan Memutasikan Kendaraannya

Written By NTMC on Jumat, 03 Februari 2012 | 10.34

SURABAYA- Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jatim meminta pemilik kendaraan bermotor dengan plat nomor polisi (nopol) luar daerah, supaya dimutasi atau balik nama ke Jatim. 

Kepala Dispenda Jatim, Gde Raka Wija mengaku, target tersebut diharapkan bisa tercapai. Sosialisasi supaya kendaraan nopol luar daerah segera dimutasi sudah dilakukan sejak Oktober 2011.

“Sosialisasi yang kami lakukan tidak hanya dilakukan secara lisan. Kami juga mengirim surat kepada perusahaan-perusahaan di Jatim supaya segera mendaftar dan memutasi kendaraan bernopol luar daerah. Sehingga nantinya bisa jadi objek pajak bagi Jatim,” sebut Gde Raka, Kamis  (2/2/2012).

Ini dilakukan, kata Gde Raka, atas landasan Undang-Undang (UU) Nomor 2/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dimana, pemilik kendraan bermotor wajib melapor kekepolisian, yakni melalui samsat.

Ini, jika kendaraan digunakan terus menerus lebih dari tiga bulan berada di luar wilayah kendaraan didaftarkan.
Sosialisasi yang sudah dilakukan, Gde Raka mengaku mulai membuahkan hasil. Sudah ada 1.000 lebih kendaraan nopol luar Jatim mau mendaftarkan ke Samsat.

“Setelah terdaftar di samsat, kami berharap kendaraan secepatnya bisa dimutasi ke Jatim. Para pemiliki kendaraan berjanji akan mengurusnya, ini kan hasil menggembirakan,” terang Gde Raka.
Dia menuturkan, dari 1,5 juta lebih kendaraan nopol luar Jatim, itu tersebar di semua kabupaten/kota di Jatim. Hanya saja, 50 persen kendaraan tersebut berada di Surabaya dan Sidoarjo.
Guna merealisasikan terget tersebut, Dispenda, Polda dan PT Jasa Marga sudah melakukan kesepakatan kerja sama. Mereka melakukan oprasi dan razia bersama terhadap kendaraan-kendaraan nopol luar Jatim.

“Oprasi atau razia nanti akan digelar di semua daerah, dan minimal dalam satu bulan akan dilakukan empat kali. Kami sudah memiliki data base kendaraan-kendaraan luar Jatim. Data itu bisa dilihat secara online pada data base kami, sehingga kami bisa melakukan pengawasan,” jelasnya.

Saat ditanya tidak ada tindakan tegas, Gde Raka mengaku, sebenarnya pemilik kendaraan akan merasa terbebani dan merasa malu jika terus menerus diingatkan atau kena razia polisi. 

“Nanti akan ada tindakan-tindakan administrasi, tapi yang menentukan polisi. Bisa saja kena tilang,” tutur Gde Raka.

Hingga saat ini, jumlah kendaraan yang tercatat ada di Jatim, sudah mencapai 10.136.512. Kendaraan sebanyak itu, 8.931.625 unit merupakan kendaraan roda dua. Sisanya merupakan kendaraan roda empat, jumlahnya menembus 1.204.887. 
Share this article :

1 komentar:

Papa Quebeck mengatakan...

Bagaimana dengan Mahasiswa yang kuliah di Surabaya dan menggunakan Sepeda Motor Nopol bukan L. Padahal di Surabaya hanya tinggal sementara dan kendarqan tersebut adalah milik orang tuanya yang tidak tinggal di Surabaya. Tentunya diharapkan Pemda dan Polda Surabaya tetap akan memberikan support kepada Tunas Bangsa dengan memberikan suatu Solusi dari penerapan Perda ini

Arsip Berita

PENERIMAAN POLRI 2014

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger