Jakarta-Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta akan melebarkan dua ruas jembatan Juli mendatang, di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Ery Basworo, mengatakan dua ruas jembatan yang segera dilebarkan itu adalah Jembatan Cengkareng Drain di Jakarta Barat dan Jembatan di Jalan Boulevard Timur, Jakarta Utara.
Jembatan Cengkareng Drain akan dilebarkan delapan meter sehingga total lebarnya menjadi 30 meter dari lebar sebelumnya 22 meter. Sedangkan Jembatan Buolevard Timur, dilebarkan empat meter sehingga total lebarnya menjadi 14 meter dari sebelumnya sembilan meter.
Menurutnya, pelebaran ini menghabiskan anggaran sebesar Rp11 miliar dengan rincian Rp6 miliar untuk Jembatan Cengkareng Drain dan Rp5 miliar untuk Jembatas Boulevard Timur. Pengerjaan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini sehingga dapat langsung difungsikan. "Saat ini prosesnya masih dalam tahap lelang," katanya, Selasa 22 Mei 2012.
Dia menjelaskan pelebaran Jembatan Cengkareng Drain dilakukan karena di lokasi terjadi penyempitan badan jalan yang menyebabkan bottle neck setelah pembangunan jalur bus Transjakarta.
Pelebaran jembatan di Jalan Boulevard Timur dilakukan karena sudah tidak ideal dengan kondisi saat ini. "Lebar jembatan sembilan meter tidak ideal dengan kondisi yang ada sekarang. Karenanya jembatan tersebut kami lebarkan agar kapasitasnya bisa lebih besar untuk menampung kendaraan," ujar dia.
Tinggi dua jembatan itu juga akan ditambah menyesuaikan kondisi saluran yang ada dekat jembatan tersebut. Sebab, saluran yang ada dekat jembatan juga akan dilebarkan dari 10 meter menjadi 15 meter.
Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Ery Basworo, mengatakan dua ruas jembatan yang segera dilebarkan itu adalah Jembatan Cengkareng Drain di Jakarta Barat dan Jembatan di Jalan Boulevard Timur, Jakarta Utara.
Jembatan Cengkareng Drain akan dilebarkan delapan meter sehingga total lebarnya menjadi 30 meter dari lebar sebelumnya 22 meter. Sedangkan Jembatan Buolevard Timur, dilebarkan empat meter sehingga total lebarnya menjadi 14 meter dari sebelumnya sembilan meter.
Menurutnya, pelebaran ini menghabiskan anggaran sebesar Rp11 miliar dengan rincian Rp6 miliar untuk Jembatan Cengkareng Drain dan Rp5 miliar untuk Jembatas Boulevard Timur. Pengerjaan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini sehingga dapat langsung difungsikan. "Saat ini prosesnya masih dalam tahap lelang," katanya, Selasa 22 Mei 2012.
Dia menjelaskan pelebaran Jembatan Cengkareng Drain dilakukan karena di lokasi terjadi penyempitan badan jalan yang menyebabkan bottle neck setelah pembangunan jalur bus Transjakarta.
Pelebaran jembatan di Jalan Boulevard Timur dilakukan karena sudah tidak ideal dengan kondisi saat ini. "Lebar jembatan sembilan meter tidak ideal dengan kondisi yang ada sekarang. Karenanya jembatan tersebut kami lebarkan agar kapasitasnya bisa lebih besar untuk menampung kendaraan," ujar dia.
Tinggi dua jembatan itu juga akan ditambah menyesuaikan kondisi saluran yang ada dekat jembatan tersebut. Sebab, saluran yang ada dekat jembatan juga akan dilebarkan dari 10 meter menjadi 15 meter.