KEBUMEN - Angka kecelakaan yang
menyebabkan korban tewas di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah masih tinggi.
Tercatat, sebanyak 140 hingga 150 orang meregang nyawa di jalanan
akibat kecelakaan di wilayah yang dilintasi jalur selatan Pulau Jawa
tersebut.
Kepala
Kepolisian Resor Kebumen Ajun Komisaris Besar Heru Trisasono, Sabtu
(26/5/2012) mengatakan, angkat tersebut sangat tinggi dan sangat
memprihatinkan. Hal itu menunjukkan masih rendahnya pengetahuan berlalu
lintas warga.
"Tingginya angka kecelakaan harus ditekan. Antara lain melalui pendidikan lalu lintas sejak dini," ujarnya.
Data
kasus kecelakaan lalu lintas selama tahun 2011, tercatat 504 kasus
dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 141 orang, dan 700 lebih
mengalami luka-luka. Lebih memprihatinkan, hampir 60 persen kasus
kecelakaan yang terjadi melibatkan pelajar.
Heru sangat
mengapresiasi langkan Pemkab Kebumen membangun taman lalu lintas yang
diresmikan sejak Jumat kemarin. Menurut dia, taman lalu lintas dapat
menjadi wahana rekreasi sekaligus pendidikan lalu lintas bagi anak-anak
usia dini hingga para pelajar.
"Diharapkan, mereka mengenal dengan
baik peraturan dan rambu-rambu lalu lintas sehingga tertanam kesadaran
untuk berlalu-lintas dengan aman dan sopan," jelasnya.
Bagi
anak-anak, kendati belum dapat mengendarai kendaraan, setidaknya mereka
bisa mengingatkan orang tuanya untuk tertib dan patuh berlalu lintas.
Dengan begitu, kecelakaan bisa dihindari.