Medan-Peristiwa kecelakaan
minibus terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut).
Akibatnya, 6 orang meninggal dunia dan 12 lainnya menderita luka-luka dan dibawa
ke rumah sakit setempat.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapsel, AKP Widodo, menyebutkan kecelakaan terjadi di kawasan Binanga, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel. Dari Medan jaraknya sekitar 490 kilometer. Penyebab utama kecelakaan karena rem yang blong.
“Kejadiannya sekitar pukul 9 pagi tadi. Itu kawasan pegunungan, karena remnya blong kemudian busnya masuk ke jurang, itu pun tidak ke dasar jurang, tetapi nyangkut,” ujar Widodo.
Sementara, kedalaman jurang itu sekitar 30 klometer, dan lokasinya hanya sekitar satu kilometer dari rumah para korban. Para korban merupakan rombongan yang masih terhitung satu keluarga, bermaksud melayat ke rumah kerabatnya yang meninggal dunia. Mereka kemudian menyewa satu unit angkutan umum jenis Isuzu Elf yang berkapasitas belasan orang.
“Jadi yang meninggal dunia sudah dibawa langsung ke rumah duka,” kata Widodo.
Upaya evakuasi, kata Widodo, relatif sulit dilakukan, namun petugas bersama warga terus berupaya membawa korban keluar dari lokasi. Para korban yang luka parah seterusnya dibawa ke rumah sakit setempat, sementara sopir kendaraan nahas itu diketahui selamat dan kini tengah diburu polisi.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapsel, AKP Widodo, menyebutkan kecelakaan terjadi di kawasan Binanga, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel. Dari Medan jaraknya sekitar 490 kilometer. Penyebab utama kecelakaan karena rem yang blong.
“Kejadiannya sekitar pukul 9 pagi tadi. Itu kawasan pegunungan, karena remnya blong kemudian busnya masuk ke jurang, itu pun tidak ke dasar jurang, tetapi nyangkut,” ujar Widodo.
Sementara, kedalaman jurang itu sekitar 30 klometer, dan lokasinya hanya sekitar satu kilometer dari rumah para korban. Para korban merupakan rombongan yang masih terhitung satu keluarga, bermaksud melayat ke rumah kerabatnya yang meninggal dunia. Mereka kemudian menyewa satu unit angkutan umum jenis Isuzu Elf yang berkapasitas belasan orang.
“Jadi yang meninggal dunia sudah dibawa langsung ke rumah duka,” kata Widodo.
Upaya evakuasi, kata Widodo, relatif sulit dilakukan, namun petugas bersama warga terus berupaya membawa korban keluar dari lokasi. Para korban yang luka parah seterusnya dibawa ke rumah sakit setempat, sementara sopir kendaraan nahas itu diketahui selamat dan kini tengah diburu polisi.