Sukoharjo-Sebuah truk nopol AE 8738 SA yang membawa 600 karung beras miskin (raskin) terbalik di jalan Kapten Adul Latif, Gayam, Sukoharjo, Kamis (24/5). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tapi hampir sebagian besar karung yang berisi raskin nyemplung di kali di sekitar lokasi.
Saksi mata Triyono (56) warga Gayam kepada KRjogja.com ditemui di lokasi mengatakan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00. Disaat itu dirinya yang tengah berada di pintu masuk sebelah timur rumah sakit umum daerah (RSUD) Sukoharjo atau di jalan Kapten Adul Latif, Gayam melihat ada sebuah truk AE 8738 SA melintas dengan laju pelan.
Selang tidak lama tanpa diketahui sebab yang pasti Triyono mengaku melihat truk langsung oleng ke kiri. Kemudian truk terbalik disertai suara sangat keras. Beruntung truk tidak sampai terjun ke kali yang berada tepat persis di pinggir jalan atau di lokasi. Meski begitu sebagian besar karung beras raskin yang diangkut nyemplung ke kali.
Melihat hal tersebut seperti dikatakan Triyono banyak warga yang langsung memberikan pertolongan. Warga terlebih dahulu mencoba mengeluarkan sopir serta kernet truk. Beruntung keduanya tidak mengalami luka.
Sopir truk Dwiyanto warga Bedoro, Sambung Macan, Kabupaten Sragen menjelaskan baha truk yang dibawanya membawa sebanyak 600 karung beras raskin dari Sragen. Raskin tersebut rencananya akan dibawa ke gudang beras Dewi Sri di Gayam, Sukoharjo. Naas saat melintas di jalan Kapten Adul Latif, Gayam, Sukoharjo truk yang dikemudikanya terbalik.
“Saya jalan pelan palan tapi tiba tiba truk terbalik ke sebelah kiri karena as roda patah,” ujar Dwiyanto.
Usai kejadian tersebut Dwiyanto kemudian mengambil inisiatif dengan meminta bantuan kepada rekan rekanya. Selang tidak lama datang dua truk yang membantu mengangkut raskin untuk dibawa ke gudang.
“Hampir separuh beras raskin yang nyemplung ke kali karena ada di bagian atas saat truk terbalik sehingga tidak bisa diselamatkan,” lanjutnya.
Saksi mata Triyono (56) warga Gayam kepada KRjogja.com ditemui di lokasi mengatakan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00. Disaat itu dirinya yang tengah berada di pintu masuk sebelah timur rumah sakit umum daerah (RSUD) Sukoharjo atau di jalan Kapten Adul Latif, Gayam melihat ada sebuah truk AE 8738 SA melintas dengan laju pelan.
Selang tidak lama tanpa diketahui sebab yang pasti Triyono mengaku melihat truk langsung oleng ke kiri. Kemudian truk terbalik disertai suara sangat keras. Beruntung truk tidak sampai terjun ke kali yang berada tepat persis di pinggir jalan atau di lokasi. Meski begitu sebagian besar karung beras raskin yang diangkut nyemplung ke kali.
Melihat hal tersebut seperti dikatakan Triyono banyak warga yang langsung memberikan pertolongan. Warga terlebih dahulu mencoba mengeluarkan sopir serta kernet truk. Beruntung keduanya tidak mengalami luka.
Sopir truk Dwiyanto warga Bedoro, Sambung Macan, Kabupaten Sragen menjelaskan baha truk yang dibawanya membawa sebanyak 600 karung beras raskin dari Sragen. Raskin tersebut rencananya akan dibawa ke gudang beras Dewi Sri di Gayam, Sukoharjo. Naas saat melintas di jalan Kapten Adul Latif, Gayam, Sukoharjo truk yang dikemudikanya terbalik.
“Saya jalan pelan palan tapi tiba tiba truk terbalik ke sebelah kiri karena as roda patah,” ujar Dwiyanto.
Usai kejadian tersebut Dwiyanto kemudian mengambil inisiatif dengan meminta bantuan kepada rekan rekanya. Selang tidak lama datang dua truk yang membantu mengangkut raskin untuk dibawa ke gudang.
“Hampir separuh beras raskin yang nyemplung ke kali karena ada di bagian atas saat truk terbalik sehingga tidak bisa diselamatkan,” lanjutnya.