Perlintasan dan Persimpangan KA Simpul Kemacetan

16:17

 Jakarta - Selain pasar tumpah, simpul kemacetan arus mudik dari tahun ke tahun ada pada persimpangan dan perlintasan sebidang kereta api. Tahun ini diprediksi makin parah karena jumlah kendaraan pemudik meningkat drastis, sementara penambahan kapasitas jalan tidak signifikan. Akibatnya petugas harus bekerja ekstra keras mengatur arus lalu lintas.

Berbagai strategi disiapkan petugas, untuk mencegah terkuncinya arus. Antara lain dengan sistem buka tutup dan pengalihan arus. Pemantauan arus lalu lintas menggunakan CCTV juga dilakukan di sejumlah persimpangan tertentu. “Karena itu pemudik diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan,” pesan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs Pudji Hartanto, M.M.

Di lapangan, Kepala Bagian Operasi Polres Purwakarta Komisaris Ridwan Efendi menyebutkan, petugas telah menyiapkan sejumlah skema penanganan kemacetan arus mudik. “Tetapi tetap dibutuhkan dukungan jalur alternatif dan kerjasama semua pihak,” katanya.


Menurutnya, Cikopo-Cikampek yang merupakan ruas penghubung Tol Jakarta-Cikampek dengan Jalur Pantura menjadi penghambat utama arus lalu lintas. Mengapa? Karena dari jalan tol yang memiliki lima jalur langsung menyempit menjadi tiga lajur di ruas Cikopo-Cikampek dan menyempit lagi menjadi dua lajur di Jalur Pantura.

Kapala Polres Purwakarta AKBP Bahtiar Ujang menambahkan jalur alternatif dibutuhkan untuk mendukung jalur utama. Tetapi, sampai dengan akhir Juli lalu, jalur alternatif seperti ruas Sadang-Cibatu dan Jatiluhur-Wanayasa belum sepenuhnya siap dilalui. 

“Masih perlu perbaikan dan penambahan rambu-rambu serta penerang jalan,” sebutnya.
Bahtiar mengimbau sejumlah perusahaan yang memiliki pabrik di sepanjang jalur utama dan alternatif sudah mulai meliburkan karyawan pada H-5. “Keluar masuk mobil antarjemput karyawan dan angkutan yang mangkal mencari penumpang di sekitar pabrik jadi sumber kemacetan,” kata Bahtiar seraya menambahkan pihaknya telah menyebarkan imbauan tersebut kepada pabrik-pabrik di Purwakarta.

Hambatan juga terjadi di jalan tol. Menurut Kepala Subbagian Pelayanan Lalu Lintas PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Andrie Kustiawan, saat ini ada perbaikan jalan di ruas Pasteur-Buah Batu di Kota Bandung, yang diperkirakan baru akan selesai Desember 2012. “Di sana, kami akan memasang CCTV dan rambu-rambu serta menambah jumlah petugas untuk mengatur arus lalu lintas,” katanya.

Seperti tahun-tahun lalu Jasa Marga juga akan mengoptimalkan peran Gerbang Tol Jatiluruh dan Sadang di Purwakarta guna mengalihkan arus dari jalur utama ke jalur alternatif (Sadang-Kalijati-Subang dan Jatiluhur-Wanayasa) ke arah Cirebon atau wilayah Jawa Tengah.

Perlintasan Kereta
PT KAI mengidentifikasi terdapat belasan perlintasan jalan sebidang kereta api yang berpotensi menimbulkan kemacetan arus mudik. Terbanyak berada di jalur tengah (Brebes-Purwokerto-Yogyakarta), yang beberapa di antaranya tak dilengkapi palang pengaman.

PT KAI Daop V Purwokerto, misalnya, akan mengerahkan petugas tambahan sebanyak 68 personil dan pemasangan rambu-rambu portable untuk meminimalisir kemacetan di sekitar perlintasan kereta. “Kami berharap warga dan pengendara kendaraan bermotor yang hendak melalui perlintasan berhati-hati, sabar, dan tidak saling serobot,” kata Manajer Humas Daop V Purwokerto Surono.

Surono menambahkan, di wilayah Purwokerto tercatat terdapat 300 lebih perlintasan kereta api sebidang, sementara yang telah dilengkapi dengan palang pintu pengaman hanya 93 perlintasan. Potensi kemacetan dan ancaman keselamatan semakin besar mengingat frekuensi perjalanan kereta api di musim lebaran meningkat tajam. 

Penambahan rangkaian dilakukan setiap tahun untuk mengangkut pemudik sehingga rata-rata setiap 16 menit ada satu rangkaian lewat di wilayah Daop V Purwokerto. “Semua harus waspada,” imbau Surono. 

Persimpangan dan Perlintasan KA
Berikut ini daftar persimpangan dan perlintasan sebidang kereta api yang sering menjadi simpul kemacetan di Jalur Pantura dan Jalur Tengah.

Cikampek: Pintu Tol Cikopo, Simpang III Cikampek, Simpang Jomin
Subang: Simpang Cilamaya, Simpang Kalijati, Simpang Ciasem
Sumedang: Simpang Kopo, Simpang Wado
Majalengka: Simpang Jatitujuh, Simpang arah Cikijing
Brebes: Simpang Ciawi Gebang, Keluar Tol Pejagan, Prupuk.
Purwokerto: Lintasan KA Sumpiuh, Randegan
Kebumen: Lintasan Karanganyar, Sruweng, Kutowinangun


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »