WONOSOBO – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Wonosobo mulai memetakan kawasan potensial terjadi kemacetan arus lalulintas selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Kepala Dishubkominfo Wonosobo, One Andang Wardoyo kepada KRjogja.com, Rabu (25/7) mengatakan, kawasan yang paling berpotensi macet, sekitar Pasar Kertek. Di jalur ini terdapat persimpangan di jalur utama Wonosobo-Temanggung maupun Wonosobo-Magelang, sehingga kepadatan lalulintas berpotensi menyebabkan kemacetan.
Sedangkan di dalam kota, kawasan rawan kemacetan berada di sekitar Pasar Induk Wonosobo di Jalan A Yani dan Jalan
Veteran. Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para pengelola parkir maupun Satlantas Polres Wonosobo,serta instansi terkait. Termasuk menyiagakan sejumlah petugas di titik-titik
rawan kemacetan
Pemetaan jalur-jalur arus mudik maupun arus balik Lebaran ini, dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan jumlah
kendaraan yang melintasi jalur Wonosobo. Diperkirakan jumlah arus mudik melintasi sejumlah jalur di Wonosobo akan meningkat di atas 5 persen dibanding arus mudik tahun lalu.