Manfaatkan Kemacetan, Banyak Padagang di Jalan Tol

12:04

Bekasi – Masalah kemacetan dan jalan bergelombang harus dihadapi pemudik. Tak terkecuali pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Kemacetan terpantau pada pada Km 05 Tol Cikampek hingga K 14. Kondisi serupa juga terjadi di Km 17 hingga Km 19.

Bahkan, pada Km 08, tepatnya di sekitar Gerbang Tol Pondok Gede Timur 1, banyak pedagang memanfaatkan kemacetan itu untuk mengais rezeki. Mereka menjajakan aneka dagangan termasuk makanan dan minuman ringan dengan berjalan kaki di antara barisan kendaraan di jalan bebas hambatan tersebut.

Nur, 40, pemudik menuju Tegal, menilai keberadaan pedagang itu mengganggu pengendara. “Biar pun jalan lagi macet, tapi kalau mereka seliweran tetap berbahaya. Sopir itu capek karena terus menuggu, kalau tiba-tiba jalan di depan kosong pasti mau cepat-cepat menjalankan mobilnya. Ini bahaya kalau ada orang jalan di jalan tol karena bisa ketabrak,” ujarnya.

Jalan Bergelombang

Terkait hal itu, Direktur Operasi PT Jasa Marga, Hasanudin, mengatakan banyaknya pedagang asongan di jalan tol tak lepas dari keberadaan terminal bayangan di sekitar Tol Jati Bening, Bekasi, Jawa Barat. Terlebih pagar tol di sekitar sana juga banyak yang dibuka.

Namun, ia berjanji akan menertibkan para pedagang asongan tersebut sehingga diharapkan arus kendaraan di jalan tol menjadi lancar. “Saya sudah minta Kacab (Kepala Cabang-red) untuk menertibkannya. Bagaimanapun berbahaya jualan di jalan tol karena memang jalan bukan untuk berdagang” katanya.

Ia juga mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Cikopo, Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat. Di lokasi tersebut terdapat sejumlah titik jalan yang kondisinya bergelombang. “Jangan ngebut jika tak ingin celaka,” pesannya.

Sumber: Poskotanews

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »