
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengakui adanya penurunan omset dan keuntungan perusahaan otobus (PO), yang menyediakan layanan angkutan mudik Lebaran.
Namun, pria berkumis berpendapat, penurunan omset bukan hanya karena banyak program mudik gratis dari perusahaan.
Sebelumnya, pengusaha PO mengeluhkan penurunan omset tiket bus, karena kalah bersaing dengan kegiatan mudik gratis yang dilakukan sejumlah perusahaan untuk karyawannya.
Pria yang akrab disapa Foke menuturkan, pihaknya akan mengevaluasi hal itu. Namun, Foke mengaku pihaknya tidak bisa menghilangkan kegiatan mudik gratis, karena kegiatan itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada masyarakat.
"PO harus memikirkan cara khusus untuk mengimbangi kegiatan ini. Tapi, saya pikir penurunan pengguna jasa bus bukan hanya karena adanya program mudik gratis, melainkan banyak warga Jakarta kini beralih menggunakan pesawat terbang," papar Foke, Selasa (14/8/2012).
Itu terbukti dengan meningkatnya pengguna jasa angkutan udara sebanyak 23 persen. Adanya peningkatan pengguna jasa angkutan udara, lanjutnya, dikarenakan kesejahteraan warga Jakarta semakin meningkat, sehingga memilih menggunakan pesawat terbang untuk mudik.
"Atau, mungkin saja banyak warga yang tidak sabar menempuh waktu cukup lama ke kampung halaman, sementara cuti kerja hanya sebentar. Jadi, mereka memilih pesawat terbang yang jarak tempuhnya lebih cepat," ujar Foke menganalisa.
Sumber: Tribunnews