
Budi, seorang penumpang bus Harapan Jaya, Selasa (7/8/2012), mengatakan, sopir seperti tidak bisa menguasai kemudi saat melajukan kendaraannya dalam kecepatan tinggi. Menurut Budi, bus sudah melaju cepat sebelum masuk ke Jalan Trosobo.
“Dari Tulungagung, bus berjalan biasa saja, namun sejak dari Kertosono sudah ngebut,” ujar Budi saat menjalani perawatan di RS Anwar Medika, Sidoarjo.
Memasuki Jalan Trosobo, pengemudi berusaha menghindari kendaraan yang akan putar balik. Karena melaju cepat, sopir tidak bisa menguasai kemudi dan oleng hingga menabrak pembatas jalan dan dua sepeda motor yang berada di arah berlawanan. Bus bernomor polisi AG 7850 UR itu kemudian terguling sebelum dihantam dump truk pengangkut batu bara bernomor polisi W 8286 UD.
Sopir bus maupun truk hingga kini belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif. Mereka menderita luka di wajah dan kaki. Sementara itu, pengemudi dua sepeda motor tewas seketika di lokasi kejadian.