Sepasang Kekasih Menjadi Korban Tabrak Lari

16:16



Situbondo - Sepasang kekasih menjadi korban tabrak lari di jalur pantura Situbondo. Motor Suzuki Shogun 125 DK 7974 CI ditabrak sebuah truk tak dikenal di Jalan Raya Kecamatan Kapongan. Kecelakaan itu membuat Marsuki, warga Desa Grujugan, Bondowoso, tewas di lokasi kejadian.

Marsuki tewas dengan kondisi mengenaskan. Selain kepalanya pecah, kaki kanan pria 52 tahun itu juga terlepas dan ditemukan pada jarak sekitar 50 meter dari tubuhnya.

Sementara kekasihnya, Astipa (56), kritis akibat patah tulang di bagian kaki kanan, pergelangan tangan kanan, dan tulang panggulnya. Wanita yang juga berasal dari Grujugan, itu kini dirawat di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Bahkan, karena kondisinya parah rencananya Astipa akan langsung dirujuk ke RSU dr Soebandi Jember.

Dari informasi yang dihimpun detikSurabaya.com, Selasa (30/10/2012), Marsuki dan Astipa menjadi korban tabrak lari sekitar pukul 02.30 dini hari tadi. Saat itu, pasangan kekasih itu diduga bermaksud pulang usai sebulan bekerja di Bali. Mereka melajukan motor dari arah timur ke barat.

Setibanya di KM 199,300 arah Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Kecamatan Kapongan, sepeda motor yang dikemudikan Marsuki tiba-tiba melaju di lajur kanan. Kuat dugaan, saat itu Marsuki mengantuk. Celakanya, saat bersamaan dari arah berlawanan muncul sebuah truk engkel yang tidak diketahui identitasnya dengan tinggi.

Karena jarak sudah terlampau dekat, kecelakaan pun tak bisa terhindarkan. Truk menghantam keras sepeda motor yang dikendarai Marsuki dan Astipa hingga dua pengendaranya itu terkapar di aspal. Ironisnya, begitu tahu korban yang ditabraknya terkapar di jalan, sopir truk bukannya berhenti untuk menolong. Tetapi malah memilih langsung tancap gas kabur ke arah timur.

"Saat kejadian ada saksi yang mendengar suara keras di jalan raya. Saat dilihat ternyata ada tabrakan. Waktu itu katanya kendaraan sepi, hanya ada satu truk engkel sempat berhenti sebentar, tapi tancap gas lagi ke timur. Kami sempat berusaha mengejar, tapi tidak berhasil," ujar Brigadir Soejono, petugas Pos Lantas 901 Satlantas Polres Situbondo.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »