BANJARMASINPOST. PAGATAN - Kerusakan jembatan Pagatan, semakin parah setelah satu mobil truk pengangkut plat baja amblas karena masuk jalur perbaikan.
Kini kondisi kawat baja penahan badan jembatan yang terletak di Desa Mudalang, Kusanhilir, Tanahbumbu, Kalsel itu, belum diperbaiki pihak kontraktor.
Sepanjang 1 meter kawat yang patah itu, hanya ditutup plat baja selebar 120 sentimeter yang menutup lubang bekas ban truk roda enam yang terperosok.
Akibatnya, warga yang melintas di jembatan itu harus antre lama hingga memerlukan waktu 4 jam agar bisa melewai jembatan tersebut.
Tidak hanya itu, pengendara roda dua dan roda empat dan truk roda enam baik dari Banjarmasin maupun sebaliknya dari Batulicin dan sekitarnya, berrebut untuk saling mendahului.
Akibat pengendara roda dua saling mendahului dengan pengendara roda empat, sempat terjadi insiden. Pengendara roda empat baku hantam di atas jembatan tersebut, karena tidak terima mobilnya tergores pengendara roda dua.
Kepala Desa Mudalang, Tajemuddin membenarkan sekitar pukul 04.00 Wita, petugas banpol yang berjaga di Pospol Pasar Pagatan, samping jembatan membolehkan trailer pengakut eksavator melintasi jembatan tersebut.
Menurut Tajemuddin, dia sudah memperingatkan petugas kontraktor jembatan itu agar tidak memberi izin mobil pengangkut eksavator melintas.
"Saya tanya sopirnya yang membawa eksavator, siapa yang memberi izin, katanya banpol yang berada di pos polisi itu yang membolehkan.
Akibatnya besi jembatan semakin parah kerusakannya, plat baja saja bengkok. Warga tidak terima bila jembatan itu tidak bisa dilintasi. "Sebab, semakin lengkap penderitaan warga kami," katanya kepada BPost Online, Senin (05/11/2012).
.
