Surabaya - Minggu (4/11/2012) menjadi hari yang tidak akan dilupakan oleh pasangan Sunaryo (27) dan Nurhayati (26), warga Bangkingan Timur RT 5 RW 1 Surabaya. Pasangan muda itu harus kehilangan bayi semata wayangnya, yang masih berusia 1,5 tahun, Mei Riska, akibat tabrak lari.
Sekitar pukul 09.45 siang tadi, pasangan muda itu membeli susu di minimarket terdekat dengan mengendarai motor.
Sedangkan Mei digendong Nurhayati. Saat hendak pulang dari arah Timur ke Barat, Sunaryo yang mengendarai motor mencoba mendahului pick up, di Jalan Sumur Welut, dengan kecepatan tinggi. Namun dari arah berlawanan, terdapat motor Yupiter, juga dengan kecepatan tinggi.
"Keduanya mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Akhirnya tabrakan tak terhindari," kata Kapolsek Lakarsantri, Kompol Kuncoro, Minggu (4/11/2012).
Kedua motor pun terjatuh, sedangkan Mei terlepas dari gendongan ibunya, dan terlempar ke jalan. Kepala bayi imut-imut itu pun terbentur aspal, yang menyebabkan meninggal dunia di lokasi.
"Bayinya meninggal di lokasi, sedangkan orangtuanya terluka, dan langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kuncoro.
Sedangkan pengendara Yupiter, masih bisa bangkit dan langsung melarikan diri ke arah barat.