BANDUNG -- Satlantas Polres Bandung memasang rambu-rambu imbauan bahaya longsor, terutama di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Rambu-rambu itu dipasangi di sejumlah titik, terutama di Jalan Kopo, yang merupakan jalur yang sering digunakan masyarakat yang hendak berwisata ke Ciwidey.
Kasatlantas Polres Bandung, Ajun Komisaris Polisi Lukman Syarif mengatakan, rambu- rambu itu hanya merupakan imbauan agar masyarakat, terutama yang ingin menuju Kawah Putih lebih berhati-hati kalau hujan.
"Sudah kami pasangi di jalur di Kopo. Rambu itu hanya sebagai imbauan, apalagi kalau malam dan hujan. Kami hanya mengimbau, bukan melarang supaya masyarakat lebih waspada,".
Dia menambahkan, tidak ada pemblokiran jalan menuju Kawah Putih, yang terletak di Kecamatan Ciwidey. Namun, dia tetap mengimbau masyarakat lebih waspada kalau melewati jalur di Desa Sungapan, karena masih rawan terjadi longsor.
"Selama tahun baru, tidak ada penutupan atau pengalihan jalan di Kabupaten Bandung. Semua tetap dialirkan sebagaimana mestinya. Untuk pengaturan, kami fokus di konsetrasi masyarakat dan juga pusat wisata," ujar Lukman.
Personel Satlantas Polres Bandung yang diturunkan sebanyak 273 polisi sampai selesainya Operasi Lilin 2012 pada 3 Januari 2013. Mereka disebar di sejumlah titik kemacetan, seperti di Cileunyi, Nagreg, Ciwidey, dan Pangalengan.
"Kalau puncak liburan kami belum bisa prediksi. Ini kan masyarakat bergelombang untuk melaksanakan liburan. Setelah tahun baru, kami tetap masih melakukan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Operasi Lilin 2012," katanya.