BANDUNG - Pemprov Jabar bertekad mengatasi masalah infrastruktur jalan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Jalur jalan yang kerap dilanda kemacetan ini, termasuk pada momen tahun baru sekarang ini, kemungkinan bisa segera lancar sering pembangunan Jalan Puncak II yang ditargetkan rampung pada 2014.
Jalan sepanjang 40 kilometer ini membentang dari tol Jagorawi (Sirkuit Sentul) hingga Cipanas. Jika ruas Puncak II ini selesai, beban jalan Puncak yang selama ini dimanfaatkan warga akan berkurang.
"Pembangunan Jalan Puncak II akan kami kebut. Kami menargetkan jalan baru ini pengerjaannya rampung pada 2014," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Bandung, Senin (31/12/2012).
Menurut Heryawan, jika mempertimbangkan masalah anggaran dan kemungkinan kendala di lapangan, Jalan Puncak II paling mungkin rampung pada 2015. Namun, kata Heryawan, Pemprov Jabar berupaya sekuat tenaga agar selesai lebih awal karena ruas jalan ini vital untuk mengurangi beban arus lalu lintas.
Heryawan mengatakan, jalan Puncak II adalah proyek pemerintah pusat. Namun, Pemprov Jabar akan menyokong proses pembebasan lahan dan berbagi anggaran. Proyek Jalan Puncak II membutuhkan dana sekitar Rp 800 miliar.
"Proses pembangunannya hingga kini baru 10 persen. Mudah-mudahan semua rencana berjalan lancar. Ini semua untuk kepentingan masyarakat luas," kata Heryawan.
Jalan Puncak II dirancang seperti tol tapi tidak berbayar. Kawasan kanan-kiri jalan, masing-masing 200 meter, dibebaskan dan tidak ada bangunan. Total lahan yang dibutuhkan sekitar 1.600 hektar.
"Pemprov Jabar sangat bersyukur karena ada masyarakat yang bersedia menghibahkan tanahnya untuk jalan. Ini kesadaran warga yang bagus karena nanti masyarakat sendiri yang bakal menikmati dampak ekonomi atas ruas Jalan Puncak II," kata Heryawan.