
SANGGAU - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, H Syafarudin, mendesak Gubernur Kalbar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalbar untuk segera memperbaiki Jalan Semuntai, Sekadau-Simpang Ampar, Tayan. Sebab kondisi ruas jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.
"Mulai jalan Semuntai-Sintang, tinggal sisa sedikit yang rusak, kondisnya sudah baik. Menjadi permasalahan jalan Semuntai-Sanggau hancur lebur. Saya perjalanan berangkat 21.30 WIB dari Melawi, sampai Pontianak pukul 13.45 WIB besoknya," kata Syafarudin di ruang Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar, Selasa (19/2/2013).
Ia terkena macet akibat kondisi jalan hancur lebur tersebut. Kondisi macet dari ruas Semuntai - Sanggau, Sanggau-Sosok, dan Simpang Tayan-Simpang Ampar, Tayan. Pemandangan kendaraan terperosok dan terperangkap kubangan bahkan sampai kendaraan terguling mudah ditemukan.
"Banyak amblas, mobil terbalik, bisa dilihat, memaksa diri lewat pinggir. Sekitar 15 jam lebih perjalanan Melawi - Pontianak. Sebagai gubernur, supaya memperhatikan keadaan jalan tersebut," tuturnya.
Kondisi tersebut, lanjut Haji Din, sapaan akrabnya, melumpuhkan Kalbar bagian timur. Yang mana arus transportasi ke arah Timur 99 persen menggunakan jalur jalan darat, dengan jalur air terbilang sudah langka.
Haji Din menegaskan jalan Semuntai - Simpang Ampar berstatus jalan provinsi, bukan jalan nasional. Kecuali Jalan Trans Kalimantan yang berstatus jalan nasional.