TEGAL - Pembangunan proyek jalan lingkar utara (Jalingkut) yang menghubungkan antara Kabupaten Brebes dengan Kota Tegal sepanjang sekitar 17 kilometer kini terus dikebut.
Hal itu agar proyek dengan anggaran mencapai Rp205 miliar tersebut bisa selesai tepat waktu.
Direktur PT Bumirejo Jo PT Brantas Abipraya, Budhi Sarwono mengatakan, sesuai dengan kontrak batas akhir penyelesaian proyek Jalingkut Tegal-Brebes akhir Desember 2013. Pihaknya, optimis sebelum batas waktu yang ditentukan bisa selesai. "Kami memperkirakan penyelesaian proyek ini sekitar awal Oktober 2013," .
Dia menjelaskan, untuk saat ini pelaksanaan pekerjaan telah mencapai sekitar 48 persen.
Dalam pembangunan Jalingkut Tegal-Brebes ada pembangunan 8 jembatan. Dari jumlah tersebut tinggal 2 jembatan yang belum selesai dibangun. Yakni, Jembatan Kaligangsa karena belum ada akses menuju lokasi dan Jembatan Kemiri yang baru tahap pemasangan tiang pancang.
Sedangkan, untuk tahap pengurugan dari jalan sepanjang 17 kilometer telah selesai sepanjang 15 kilometer dan pengaspalan sepanjang sekitar 5 kilomater.
Terkait masalah tersebut, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak sebelumnya pernah menyampaikan, Pemkot Tegal sangat berharap pembangunan Jalingkut bisa segera cepat selesai.
Hal itu dimaksudkan, selain sebagai jalur alternatif untuk untuk mengurangi kemacetan di Kota Tegal, keberadaan Jalingkut sangat diperlukan terkait pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bokong Semar.