
MEDAN – Sebanyak 17 orang yang mengalami luka berat dan
ringan dalam perawatan di RSUD Djasamen Saragih dan RS Vita Insani,
Pematangsiantar, Sumatera Utara, pasca kecelakaan bus yang masuk ke
jurang dengan membawa puluhan siswa anggota Paskibra dari beberapa
sekolah SMA di Pematangsiantar.
Kecelakaan bus masuk jurang di Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan
Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), kemarin, menyebabkan
tujuh orang meninggal dunia dan 17 lainnya mengalami luka.
Penyebab kejadian diduga rem blong dan bus masuk jurang dengan
kedalaman sekitar 20 meter. Sementara jumlah penumpang yang ikut dalam
rombongan itu masih simpang siur. Apalagi kapasitas muatan bus Koperasi
Diori mencapai 35 orang
Korban tewas masing-masing Nabila,15, warga Jalan Melati, Karang
Sari, Masnaria Panggabean,16, penduduk Jalan Merbau, Siantar, Oftri
Simalango,16, warga Simpang Kawat, Tiga Dolok, Jumaida Safitri Lubis,16,
penduduk Jalan Kiau 14, P.Siantar, Gusti Ayu,16, warga Asrama Tojay
Rindam, Ananda Anisa Reza,16, penduduk Jalan SM. Raja Gang Mutakim,
P.Siantar dan Humisar Marpaung,48, supir bus.
Tujuh belas korban luka yakni Wahyuni, Harmoko dan Dwi Holila Lubis,
ketiganya luka berat. Untuk yang luka ringan yakni Rahel Tambunan,
Puspita Marbun, Diah Puspita, Cindy Saragih, Mira Mendrofa, Wiwin Malau,
Amlia Pane, Fahira Mirza, Davidson Tampubolon, Ella Anisa, Anis
Novyanti, Juwita Sihite, Anggi dan Andreas Lumbatoruan.