KEBAYORAN BARU – Parkir liar dipinggir jalan selalu membuat macet kendaraan dan menyebabkan kemacetan lalulintas yang cukup panjang, ada 25 motor yang parkir di badan jalan di Jl Nipah, Kebayoran Baru tepat di samping kantor Walikota Jakarta Selatan, dijaring tim gabungan Suku Dinas Perhubungan. Dari 25 motor yang diamankan, petugas menilang 2 motor dan satu mobil diderek dan digelandang ke kantor walikota. Serta mengangkut juru parkir (jukir) liar dan sejumlah preman yang jadi beking di kawasan itu.
“Sejak sepekan ini, kami intens menertibkan parkir liar di Jl Nipah yang berada di samping kantor walikota Jaksel. Meski sebelumnya kami sudah berkali-kali memperingatkan para pengendara motor dan mobil supaya tidak parkir di kawasan jalan tersebut,” ujar Kepala Sudin Perhubungan Jaksel, Nurhayati Sinaga, Minggu (28/4).
Agar kawasan yang sudah ditertibkan tidak kembali semerawut akibat maraknya parkir liar, Sudin Perhubungan Jaksel akan memasang barrier beton yang disambung menggunakan rantai berukuran besar. Barrier dipasang satu meter ke bahu jalan dengan panjang hingga 50 meter.
Dalam menertibkan kawasan parkir liar ini Sudin Perhubungan Jaksel berkolaborasi dengan Satlantas Polres Metro Jaksel, Polsek Kebayoran Baru dan Subgarnisun dengan kekuatan 30 personil. Sebelumnya jajaran Sudin Perhubungan Jaksel gencar memberi sosialisasi salah satunya dengan memasang spanduk yang berisi larangan parkir di sepanjang Jl Nipah karena mengganggu akses jalan setempat.
Kepala Seksi Penertiban Sudin Perhubungan Jaksel, AB Nahor menjelaskan dilibatkannya Satlantas Polres Metro Jaksel untuk menilang pengendara motor. Dalam sepekan ini razia parkir liar tersebut menilang 3 pengendara motor yang menolak memindahkan motornya dari lokasi. Sedangkan 22 motor lainnya dan satu mobil bernopol BM 333 digiring ke areal kantor walikota Jaksel dengan menggunakan kendaraan polisi.