Kepala Unit
Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Sat Lantas Polres Bantul, Ipda Anang Tri
Novian SH, mengatakan pembersihan sampah visual di rambu lalulintas
punya arti penting bagi keselamatan dan kelancaran berlalulintas. Fungsi
rambu tidak sebatas penunjuk arah atau pengatur lalulintas, tetapi
menjadi penting bagi keselamatan pengguna jalan.
Jika keberadaan rambu tidak terlihat dengan berbagai penyebab hal itu sangat membahayakan. Hal tersebut dikatakan disela pembersihan sampah yang menempal di tiang `trafight light` perempatan Klodran Bantul, Kamis (30/5). Dijelaskan, secara umum keberadaan sampah di sekitar rambu atau lampu pengatur lalulintas relatif sedikit karena petugas rutin menghimbau masyarakat agar tidak menempelkan iklan.
Anang mengatakan, komitmennya menjaga kebersihan rambu merupakan salah satu menjaga keselematan penggguna jalan. Kedepannya semua rambu harus terlihat jelas dari semua sudut. "Rambu penunjuk tempat bagi masyarakat dalam satu wilayah mungkin tidak punya arti, tetapi hal lain halnya bagi pengendara luas daerah," jelas Anang kepada wartawan.
Sejauh ini pembersihan sampah yang menutup rambu dikonsentrasikan di jalur strategis sepanjang Jalan Bantul. Dalam pembersihan sampah, sejumlah petugas menyasar tiang trafight light yang penuh tempelan kertas. Menurut Anang, tiang yang sudah terbalut kertas tidak akan memancarkan sinar ketika disorot lampu kendaraan di malam hari. Padahal keberadaan tiang di sisi kiri dan kanan tiang merupakan isyarat adanya bangunan di sebuah ruas jalan.
Jika keberadaan rambu tidak terlihat dengan berbagai penyebab hal itu sangat membahayakan. Hal tersebut dikatakan disela pembersihan sampah yang menempal di tiang `trafight light` perempatan Klodran Bantul, Kamis (30/5). Dijelaskan, secara umum keberadaan sampah di sekitar rambu atau lampu pengatur lalulintas relatif sedikit karena petugas rutin menghimbau masyarakat agar tidak menempelkan iklan.
Anang mengatakan, komitmennya menjaga kebersihan rambu merupakan salah satu menjaga keselematan penggguna jalan. Kedepannya semua rambu harus terlihat jelas dari semua sudut. "Rambu penunjuk tempat bagi masyarakat dalam satu wilayah mungkin tidak punya arti, tetapi hal lain halnya bagi pengendara luas daerah," jelas Anang kepada wartawan.
Sejauh ini pembersihan sampah yang menutup rambu dikonsentrasikan di jalur strategis sepanjang Jalan Bantul. Dalam pembersihan sampah, sejumlah petugas menyasar tiang trafight light yang penuh tempelan kertas. Menurut Anang, tiang yang sudah terbalut kertas tidak akan memancarkan sinar ketika disorot lampu kendaraan di malam hari. Padahal keberadaan tiang di sisi kiri dan kanan tiang merupakan isyarat adanya bangunan di sebuah ruas jalan.