Perbaikan Jembatan di Sumedang Belum Rampung

13:56

 Perbaikan Jembatan di Sumedang Belum Rampung


Perbaikan bahu jalan yang amblas di tiga titik jalur tengah Bandung-Sumedang-Kadipaten belum rampung hingga H-10 Lebaran pada Senin 29 Juli 2013. Begitu pun pembetonan jembatan di jalur alternatif Sumedang-Tasikmalaya. Perbaikan bahu jalan dan betonisasi jembatan tersebut masih dalam pengerjaan pada Ahad jelang petang 27 Juli 2013.

Perbaikan bahu jalan yang amblas beberapa waktu lalu tersebut antara lain di bahu kiri Jalan Bypass Prabu Gajah Agung, Kota Sumedang. Sedangkan dua lainnya di bahu jalan Km 12 Sumedang arah ke Bandung dekat kantor Koramil Kecamatan Paseh dan di bahu kiri Jalan Raya Tomo Km 25 arah dari Sumedang ke Cirebon.

Adapun perbaikan jembatan adalah jembatan Cicapar lajur kiri Sumedang-Malangbong di Kecamatan Situraja. Di area Bypass dan Paseh Sumedang Km 12, sebagian dari beberapa pekerja proyek tampak berjaga dan memasang barikade dengan rambu khusus beberapa meter sebelum dan sesudah titik perbaikan jalan.

Mereka menggilir arus dari arah berlawanan untuk bergantian melintasi jalur di depan area rehabilitasi. Di Paseh, salah satu penjaga mengacungkan ember kecil untuk menampung uang pemberian pengendara.

Kepala Kepolisian Resor Sumedang Ajun Komisaris Besar Eka Satria Bakti mengakui, perbaikan jalan dan jembatan di jalur mudik tengah dan alternatif selatan tersebut belum rampung hingga kini. Padahal, kata dia, mestinya perbaikan sudah rampung pada H-10 besok.

"Perbaikan jalan yang amblas dan jembatan memang butuh waktu lebih lama ketimbang menambal jalan berlubang dan pembetonan," kata Eka saat dihubungi Ahad petang, 28 Juli 2013. Namun begitu, kata dia, kepolisian sementara tetap mendorong agar keempat perbaikan terus dikerjakan dulu hingga selesai.

"Jika tidak bisa pada H-10, kami dorong dulu supaya pada saat Operasi Ketupat (pengamanan arus mudik) dimulai 2 Agustus (H-7) sudah bisa digunakan," ujar Eka. Namun, kalaupun pada H-7 perbaikan belum rampung, ia memastikan jajarannya sudah menyiapkan kiat mengantisipasi hambatan arus mudik.

Salah satu kiat, kata Eka, adalah menempatan beberapa anggota kepolisian dan rambu-rambu, bahkan kalau perlu mendirikan pos khusus di sekitar titik-titik rawan macet tersebut. Para polisi ini kelak akan mengarahkan arus pemudik agar jalur tetap aman dan lancar dilalui.

"Nanti kami terapkan juga pengaturan dengan sistem buka-tutup jalur (sebelum dan sesudah lokasi) di situ dan penyaluran arus satu arah bergiliran untuk arus kendaraan menuju Cirebon dan arus ke Bandung,"kata Eka. "Yang penting arus pemudik bisa terus bergerak menuju tempat tujuan."

Selain di jalur Sumedang-Cirebon, perbaikan jalan juga masih dikerjakan di jalur tengah Sadang-Cikamurang-Cijelag. Pelapisan seluruh badan jalan hari ini tampak tengah dilakukan di Jalan Raya Cikamurang-Cijelag, Desa Kebon Cau Kecamatan Ujung Jaya, Sumedang.

Di jalur menuju Cirebon, mesih banyak jalan yang berlubang dan bergelombang terutama menjelang beberapa kilometer menjelang ujung jalur di pertigaan Cijelag-Tomo. Salah satu yang cukup parah misalnya di jalan dekat SD Wanajaya, Ujungjaya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »