Pemerintah memutuskan masa
penyelenggaraan angkutan Lebaran 1434/2013 diperpanjang tiga hari.
Penyelenggaraan angkutan Lebaran yang telah dimulai pada Kamis 1 Agustus
2013 lalu dan rencana berakhir pada Jumat 16 Agustus besok,
diperpanjang hingga Senin 19 Agustus 2013.
"Keputusan memperpanjang masa penyelenggaraan angkutan lebaran ini didasarkan evaluasi yang menunjukkan masih terdapatnya kemungkinan arus balik Lebaran yang terjadi baik di moda transportasi darat, kereta api, laut maupun udara hingga tanggal 17 18 Agustus 2013," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, dalam siaran pers yang diterima.
Bambang menyatakan, kemungkinan masih adanya arus balik tersebut mengingat untuk anak sekolah liburan Lebaran kali ini umumnya berakhir pada tanggal 17 Agustus 2013 besok. Tahun ini terdapat penyebaran arus balik karena terdapat perbedaan waktu akhir masa liburan Lebaran. Bagi kalangan PNS misalnya cuti bersama dilaksanakan mulai tanggal 5 Agustus dan pada tanggal 12 Agustus sudah kembali berkantor seperti biasa, untuk kalangan swasta sebagian besar libur lebaran berakhir pada Rabu, 14 Agustus 2013.
Dengan adanya perpanjangan masa penyelenggaraan angkutan lebaran ini maka seluruh unit-unit yang terkait dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran hingga di daerah-daerah masih berfungsi sampai tanggal 19 Agustus 2013 nanti. Demikian pula Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu yang berada di Kantor Kementerian Perhubungan Jl. Merdeka Barat no 8 Jakarta Pusat tetap berfungsi seperti biasa hingga tanggal 19 Agustus 2013, dan direncanakan baru akan ditutup pada tanggal 20 Agustus 2013.
Mudik Udara Meningkat
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat, sampai dengan Kamis, 15 Agustus 2013 pukul 08.00 WIB atau H+6 Idul Fitri pergerakan arus balik penumpang yang menggunakan moda transportasi udara dalam negeri yang tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng mencapai puncaknya pada H+4 Idul Fitri yang jatuh pada Selasa 13 Agustus lalu. Pada hari itu tercatat sebanyak 76.045 penumpang tiba di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut, sementara pada H+3 tercatat sebanyak 73.735 orang dan H+5 sebanyak 69.857.
Jika dibandingkan dengan tahun 2012, jumlah penumpang pada puncak arus balik mengalami peningkatan mengingat pada tahun lalu puncak arus balik penumpang yang tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 56.649 penumpang yang terjadi pada H+5 Idul Fitri. Demikian pula data sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sampai hari Kamis, 15 Agustus 2013 pukul 08.00 WIB atau H+6 Idul Fitri, menunjukkan total jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 359.118 penumpang dibandingkan dengan tahun 2012 yang tercatat sebanyak 261.671 penumpang pada periode yang sama.
Sampai dengan 15 Agustus 2013 pukul 08.00 WIB, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga mencatat bahwa peningkatan jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara terjadi di beberapa bandara di daerah seperti di Praya, Pontianak, Ternate, Palembang, Pangkal Pinang, Banda Aceh, Solo, Pekanbaru, Banjarmasin, Makassar, Surabaya, Medan, Jambi, Yogyakarta, Manado, Semarang, dan Balikpapan.
Pada Musim Angkutan Lebaran Tahun 2013 ini, selain memantau Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga melakukan pemantauan langsung terhadap 23 Bandara Udara lainnya, seperti Kuala Namu Internasional-Medan, Juanda-Surabaya, Ngurah Rai-Bali, Sultan Hasanuddin-Makassar, Sepinggan-Balikpapan, Adi Sutjipto-Yogyakarta, Adi Sumarmo-Solo, Ahmad Yani-Semarang, Syamsuddin Noor-Banjarmasin, Sam Ratulangi-Manado, Supadio-Pontianak, Hang Nadim-Batam, El Tari-Kupang, Depati Amir-Pangkal Pinang, Internasional Lombok-Praya, Juwata-Tarakan, Sultan Syarif Kasim II-Pekanbaru, Sultan Thaha Syaifuddin-Jambi, Sultan Babullah-Ternate, Mutiara-Palu, Sultan Iskandar Muda-Banda Aceh, Sultan Mahmud Badarudin II-Palembang, dan Internasional Minangkabau-Padang.
Mengingat libur Lebaran anak sekolah yang baru berakhir pada tanggal 17 Agustus 2013, maka masih dimungkinkan terjadi peningkatan lonjakan arus balik penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada akhir pekan ini, ataupun lonjakan jumlah penumpang di bandar udara lainnya.
"Keputusan memperpanjang masa penyelenggaraan angkutan lebaran ini didasarkan evaluasi yang menunjukkan masih terdapatnya kemungkinan arus balik Lebaran yang terjadi baik di moda transportasi darat, kereta api, laut maupun udara hingga tanggal 17 18 Agustus 2013," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, dalam siaran pers yang diterima.
Bambang menyatakan, kemungkinan masih adanya arus balik tersebut mengingat untuk anak sekolah liburan Lebaran kali ini umumnya berakhir pada tanggal 17 Agustus 2013 besok. Tahun ini terdapat penyebaran arus balik karena terdapat perbedaan waktu akhir masa liburan Lebaran. Bagi kalangan PNS misalnya cuti bersama dilaksanakan mulai tanggal 5 Agustus dan pada tanggal 12 Agustus sudah kembali berkantor seperti biasa, untuk kalangan swasta sebagian besar libur lebaran berakhir pada Rabu, 14 Agustus 2013.
Dengan adanya perpanjangan masa penyelenggaraan angkutan lebaran ini maka seluruh unit-unit yang terkait dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran hingga di daerah-daerah masih berfungsi sampai tanggal 19 Agustus 2013 nanti. Demikian pula Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu yang berada di Kantor Kementerian Perhubungan Jl. Merdeka Barat no 8 Jakarta Pusat tetap berfungsi seperti biasa hingga tanggal 19 Agustus 2013, dan direncanakan baru akan ditutup pada tanggal 20 Agustus 2013.
Mudik Udara Meningkat
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat, sampai dengan Kamis, 15 Agustus 2013 pukul 08.00 WIB atau H+6 Idul Fitri pergerakan arus balik penumpang yang menggunakan moda transportasi udara dalam negeri yang tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng mencapai puncaknya pada H+4 Idul Fitri yang jatuh pada Selasa 13 Agustus lalu. Pada hari itu tercatat sebanyak 76.045 penumpang tiba di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut, sementara pada H+3 tercatat sebanyak 73.735 orang dan H+5 sebanyak 69.857.
Jika dibandingkan dengan tahun 2012, jumlah penumpang pada puncak arus balik mengalami peningkatan mengingat pada tahun lalu puncak arus balik penumpang yang tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 56.649 penumpang yang terjadi pada H+5 Idul Fitri. Demikian pula data sementara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sampai hari Kamis, 15 Agustus 2013 pukul 08.00 WIB atau H+6 Idul Fitri, menunjukkan total jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 359.118 penumpang dibandingkan dengan tahun 2012 yang tercatat sebanyak 261.671 penumpang pada periode yang sama.
Sampai dengan 15 Agustus 2013 pukul 08.00 WIB, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga mencatat bahwa peningkatan jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara terjadi di beberapa bandara di daerah seperti di Praya, Pontianak, Ternate, Palembang, Pangkal Pinang, Banda Aceh, Solo, Pekanbaru, Banjarmasin, Makassar, Surabaya, Medan, Jambi, Yogyakarta, Manado, Semarang, dan Balikpapan.
Pada Musim Angkutan Lebaran Tahun 2013 ini, selain memantau Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga melakukan pemantauan langsung terhadap 23 Bandara Udara lainnya, seperti Kuala Namu Internasional-Medan, Juanda-Surabaya, Ngurah Rai-Bali, Sultan Hasanuddin-Makassar, Sepinggan-Balikpapan, Adi Sutjipto-Yogyakarta, Adi Sumarmo-Solo, Ahmad Yani-Semarang, Syamsuddin Noor-Banjarmasin, Sam Ratulangi-Manado, Supadio-Pontianak, Hang Nadim-Batam, El Tari-Kupang, Depati Amir-Pangkal Pinang, Internasional Lombok-Praya, Juwata-Tarakan, Sultan Syarif Kasim II-Pekanbaru, Sultan Thaha Syaifuddin-Jambi, Sultan Babullah-Ternate, Mutiara-Palu, Sultan Iskandar Muda-Banda Aceh, Sultan Mahmud Badarudin II-Palembang, dan Internasional Minangkabau-Padang.
Mengingat libur Lebaran anak sekolah yang baru berakhir pada tanggal 17 Agustus 2013, maka masih dimungkinkan terjadi peningkatan lonjakan arus balik penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada akhir pekan ini, ataupun lonjakan jumlah penumpang di bandar udara lainnya.