
"Sopirnya kabur. Kita masih mencari keberadaannya. Identitasnya belum diketahui," kata Kapolres Cianjur AKBP Dedy Kusuma Bakti di lokasi kejadian, Sabtu (17/8/13).
Dedy menuturkan, penyebab kecelakaan bus diduga akibat rem blong. Sebab, 500 meter sebelum lokasi kejadian, berdasarkan pengakuan penumpang, bus sudah terasa oleng. "Kemungkinan akibat rem blong," tegasnya.
Dedy menyebutkan, kronologis kejadian bermula ketika bus berpenumpang rombongan yang akan berpariwisata ke Cibodas itu melaju dalam kecepatan sedang. Namun memasuki jalur Ciloto, diduga bus rem blong.
"Pertama kali menyerempet lima motor yang ada di depannya. Kemudian membanting stir ke arah kanan jalan, namun menabrak Opel Chevrolet dan truk pasir dari arah berlawanan. Bus kemudian beralih ke jalur kiri lalu menabrak tiang listrik, bus engkel, serta berakhir nyungsep di sebuah rumah warga," tuturnya.
Akibat kejadian itu, tiga orang meninggal dunia serta 20 orang luka ringan dan luka berat. "Tujuh orang luka berat dirujuk di RSUD Cimacan dan 13 orang di RSUD Cimacan," tuturnya.