Ia menambahkan, kedua petugas sedang berupaya meredam amuk pelaku, agar meletakkan senjata tajam yang dibawanya. Karena masyarakat sekitar merasa terancam, tindakan itu justru memancing pelaku emosi dan melukai petugas.
"Untuk melindungi diri, senjata diarahkan kepada pelaku, setelah tembakan peringatan tak menghentikan ancaman pelaku," imbuh Waskito.
Guna penanganan lebih jauh, lanjut dia, jasad pelaku dibawa ke Rumah Sakit Daerah Kanjuruhan. Rencananya, esok pagi dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
"Petugas yang terluka sudah ditangani medis di rumah sakit berbeda," sambung Waskito.
Sebuah clurit diamankan petugas saat menggelar olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi ikut dimintai keterangan untuk penyelidikan kasus ini.