NTMCPOLRI - Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Eky Hari Festyanto, meminta anggota kepolisian aktif untuk menghormati para purnawirawan yang memasuki masa pensiun.
Hal tersebut diungkapkan Kombes Pol Eky, Rabu (13/5) saat mengikuti tradisi pedang pora untuk melepas 16 anggota kepolisian yang sudah memasuki masa purnawirawan di markas Polres Metro Jakarta Utara.
"Institusi yang besar itu adalah institusi yang bisa menghargai seniornya, tradisi di Polres Metro Jakarta Utara ini merupakan kegiatan yang baik dan harus terus dilanjutkan," ujar Kombes Pol Eky Rabu (13/5) pagi di halaman Mapolres Metro Jakarta Utara.
Kombes Pol Eky meminta agar seluruh anggota yang sudah pensiun tetap memegang moto Tri Brata. "Tetap jaga kode etik, meski sudah tidak aktif, Anda semua masih bagian keluarga Polri, sedangkan moto Catur Prasetya yang bapak emban selama bertugas bisa dilepaskan dan akan dilanjutkan oleh generasi penerus," tambah Kombes Pol Eky.
Saat ini menurut Kombes Pol Eky, sistem rekrutmen di Polri sudah mengandalkan sistem seleksi yang transaparan, bersih, dan manusiawi sehingga dapat mencetak generasi kepolisian yang berkualitas dan melayani masyarakat.
"Dari awal masa pendidikan hingga pensiun, saya harap peran SDM dapat ditingkatkan pada operasional anggota sehari-hari dan bisa memantau anggota yang berprestasi dan berjasa dalam melayani masyarakat," lanjut Kombes Pol Eky didampingi Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Muhammad Iqbal.
Kombes Pol Eky menambahkan saat ini ada 3.000 anggota kepolisian yang pensiun setiap tahunnya. Mereka pada umumnya sudah mengabdi dalam kurun waktu 35-38 tahun. "Dengan anggaran hanya Rp 58 triliun, kita sebagai pelayan masyarakat harus tetap meningkatkan kinerja," kata Kombes Pol Eky.
Dalam pelepasan tersebut, sebanyak 16 anggota memasuki masa pensiun, dan 4 di antaranya mendapat penghargaan dengan kenaikan pangkat AKBP, satu anggota AKP, satu anggota Iptu, lima anggota Aiptu, dua anggota Aipda, satu anggota Brigadir, dan satu anggota Ipda.
