Dilaporkan Hilang, Anak Berusia 3 Tahun Ditemukan Tewas di Septic Tank

15:20
NTMC POLRI - Nasib malang dialami Ratu alias Atut,3, jasadnya ditemukan meninggal tenggelam dalam koyak atau septic tank saat sedang bermain di Jalan Abdul Wahab Gg. Swadaya RT 02 RW 06, Sawangan Kota Depok, Sabtu (5/3/2016) malam lalu. Sebelumnya keluarga melaporkan korban hilang.

Kapolsek Sawangan Kompol Nurhayati mengatakan korban pertama kali ditemukan Abdul Mutholib,50, pemilik rumah melihat tubuh korban mengambang di septic tank miliknya.
“Pada siangnya korban dilaporkan hilang oleh keluarga saat sedang menghadiri acara khitanan di lokasi kejadian. Namun malam harinya korban ditemukan sudah tidak bernyawa mengambang di dalam septic tank berdiameter 60×60 cm dengan kedalam 1,5 meter,”ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Sudiri , Selasa (8/3) pagi.
Mantan Gadik SPN Lido Polda Metro Jaya ini mengaku, diduga korban bisa masuk dalam septic tank sedang bermain tidak tahu kalau papan yang ditutup bahan berwarna hitam terinjak lalu korban jeblos ke dalamnya.
“Korban dilaporkan hilang pihak keluarga sekitar pukul 13:00nya. Pada hari yang sama sekitar pukul 23:00 warga melapor ke Polsek ada korban bocah ciri-ciri mirip anak yang dilaporkan hilang mengambang dalam septic tank tidak bernyawa. Anggota langsung menuju ke TKP,”kata Kompol Nurhayati.
Korban Ratu als Atut,3, merupakan putri sulung dari pasangan Ponam,25, dengan Malik,35, yang kini bapak korban sedang mendekam di LP Cipinang terkait kasus Narkoba. Setelah cerai kedua orang tuanya, korban Ratu dirawat sang nenek Syamsyiah, 62.
“Tragis sekali nasib korban sang ibu kerja di Jakarta sedangkan bapaknya dipenjara. Kini hidup dirawat sama sang nenek,”ujar Kapolsek.
Dari peristiwa ini agar dapat menjadi perhatian, lanjut Kapolsek kepada orang tua untuk dapat menjaga dan memperhatikan anak diusia kecil.
“Perhatian orang tua sangat penting dalam perkembangan pertumbuhan si anak,”tutup Kapolsek.
Dalam peristiwa ini pihak keluarga korban tidak mau dilakukan visum. “Korban sudah dibawa ke RS. Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan luar saja. Karena pihak keluarga tidak mau korban divisum sudah menerima kalau ini sudah takdir. Korban sudah dimakamkan di wakaf Sawangan dekat rumah tinggal sang nenek,”tambah Kompol Nurhayati.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »