NTMC POLRI - Mengantisipasi maraknya aksi balapan liar dan juga aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan jambret di tempat-tempat keramaian di Kota Makassar saat bulan Ramadhan, Kapolda Sulselbar (Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat) Inspektur Jenderal Polisi Dr Anton Charliyan, MPKN, mengarahkan anggota Sabhara agar lebih mengintensifkan patroli.
4 Anton Charliyan 1“Demi kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan ibadah puasa khususnya bagi umat muslim, maka kami meminta agar seluruh anggota Sabhara agar lebih aktif melakukan patroli di tempat keramaian. Misalnya di Mall, di sentral, dan di semua titik yang di anggap rawan terjadi tindak kekerasan dan penjambretan,” kata Irjen Pol Dr Anton Charliyan, MPKN memimpin apel pagi di halaman Mapolda Sulsel, Senin (30/5/2016).
Kapolda Sulselbar ini juga menyampaikan program 10 Posko untuk berbuka puasa yang akan disiapkan bagi setiap pengendara dan musafir yang belum sempat sampai di rumahnya saat waktu berbuka puasa. Program ini merupakan salah satu terobosan Kapolda Sulselbar menyambut Ramadhan selain membukan pasar murah peduli rakyat.
“Saya membuka kesempatan seluas-luasnya untuk para anggota Polri yang ingin menambah amal ibadah di bulan puasa, karena kami siapkan 10 posko gratis tempat berbuka puasa di Kota Makassar untuk para pengendara. Jadi anggota Polri bisa menyumbangkan makanan untuk berbuka puasa,” lanjut Irjen Dr Anton Charliyan, MPKN.
Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Dr. H. Muhammad Ghalib, MA sangat mengapresiasi program tersebut.
Menurutnya, hal ini tentunya sangat diharapkan masyarakat, selain meminimalisir pelaku kejahatan saat bulan puasa, tentunya hal ini juga akan menjadi suatu upaya untuk mendekatkan dan menjalin silaturahmi antara polisi dan masyarakat.
“Terobosan yang saya kira sangat sangat bagus, tentunya hal ini akan mendekatkan masyarakat dengan Polisi dan imej polisi di mata masyarakat tentunya akan bernilai positif. Selain itu, hal ini juga tentunya akan menambah erat tali silaturahim antara Polisi dan para tokoh-tokoh Agama,” kata Sekertaris MUI Sulsel.
