Showing posts with label Kriminal. Show all posts
Showing posts with label Kriminal. Show all posts

Tiga Pria Lakukan Pungli Ditangkap Polresta Bogor Kota

13:06
NTMC POLRI - Tiga pria yang melakukan pungutan liar (Pungli) di pasar Lawang Seketeng, Kota Bogor, ditangkap polisi, Senin (5/12) pukul 06.00.



Pria bertato pelaku pungli dibekuk saat sedang menarik uang di pasar yang cukup ramai ini. “Tiga pelaku pungli bongkar muat barang dan parkir liar kami tangkap saat sedang menarik kutipan uang dari sopir,” katanya.

Bersama tiga pelaku, Kapolresta juga menyita sejumlah kupon dan uang tunai. Ke duanya dibawa ke kantor polisi, guna dimintai keterangan perihal siapa yang memerintah melakukan pungli dan kepada siapa mereka menyetor uang hasil pungli.

Kapolresta meminta agar jangan ada lagi pelaku pungli semacam itu. Ia juga mengimbau masyarakat waspada dan melaporkan ke polisi kalau ada gelagat tindak kriminal.

Komplotan Begal Sadis Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

13:45
NTMC POLRI - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku begal sadis yang kerap melancarkan aksinya di kawasan Jakarta Timur (Jaktim). Penangkapan dilakukan pada Senin 21 November 2016 setelah adanya laporan terkait dua orang menjadi korban begal.



Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto mengatakan, dua orang korban bernama Imam Masyuri (20) mengalami luka bacok di punggung, dan Rendi Hermawan (17) tewas seketika di lokasi kejadian di Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jaktim pada 20 November 2016.

"Setelah ada laporan polisi, kemudian kita analisis rekam CCTV yang ada di sekitar lokasi, kemudian kita analisis ciri-ciri pelaku," ujar AKBP Budi di Mapolda Metro Jaya, Minggu (27/11/2016).

Dikatakan AKBP Budi, pihaknya juga menggali keterangan saksi yang sekaligus menjadi korban. Setelah dipastikan ciri-ciri pelaku, dan dicocokan dengan keterangan korban, petugas melanjutkan penangkapan terhadap komplotan pelaku yang bersembunyi di daerah Ciracas.

"Kami lakukan penangkapan di daerah Ciracas kepada pelaku berinisial BA alias B bin N (17). Pelaku sudah mengetahui ia sedang diburu petugas, makanya dia ketakutan dan bersembunyi di daerah di Ciracas," ujar AKBP Budi.

AKBP Budi menambahkan, pada saat kejadian, B melakukan pembacokan kepada korban, Imam Masyuri di bagian punggung sebanyak satu kali dengan menggunakan sebilah celurit. Selain B, ternyata ada sejumlah pelaku lainnya yaitu Revi alias Buluk dan Madont yang membacok Rendi. Sedangkan Ario, Sukun dan Tonjol mereka melakukan pembacokan terhadap Imam Maysuri.

"Sedangkan, tersangka lainnya atas nama Anoy, Usman, Muklis, Idris dan Memet juga ikut diburu karena melakukan perusakan terhadap motor korban. Para tersangka tersebut saat ini masih dalam pengejaran petugas," pungkas AKBP Budi.

‘e-Tilang Ops.Zebra 2016’ Ditlantas Polda Metro Sediakan Loket Bank Mobile

16:14

NTMC – Selama delapan hari pelaksanaan Operasi Zebra 2016, Kamis (24/11/2016), Polda Metro Jaya diketahui telah menilang 54.138 pelanggar. Para pelanggar yang ditilang adalah yang melakukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Disamping itu, Ops. Zebra 2016 kali ini pun terkait upaya peningkatan dalam hal pelayanan masyarakat secara profesional, modern, dan terpercaya. Korp. Lalulintas Polri pun sekaligus mensosialisasikan program e-Tilang. Di mana, dalam program e-Tilang ini, masyarakat juga harus membayar denda tilang ke bank.

Mengetahui masih banyaknya pelanggar lalulintas, untuk mempercepat proses tilang dalam Operasi Zebra 2016, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan loket bank mobile BRI. Loket khusus ini mempermudah pembayaran denda tilang para pelanggar secara langsung melalui BRI.

BRI mobile tersedia di beberapa lokasi penertiban, di antaranya di Gandaria dan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat ditemui mengatakan, upayanya menggandeng BRI bertujuan untuk mengoptimalkan proses tilang. Untuk para pelanggar kita berikan tilang slip biru yang berarti masyarakat bisa melakukan pembayaran via bank dan kita siapkan fasilitas bank di lokasi penertiban.

“Tujuannya dalam hal ini yakni, untuk membiasakan masyarakat pelanggar menitipkan denda ke bank, sehingga petugas dengan pelanggar tidak bersentuhan langsung terutama yang berhubungan dengan masalah-masalah uang,” pungkasnya.

Silaturahmi, Wakapolri Temui Dubes Arab Saudi Bahas Peningkatan Kerjasama Keamanan

16:11

NTMC – Wakapolri Komjen Syafruddin bersilaturahmi dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI yang baru, Osamah Mohammed al-Shuibi, di kantor Kedubes Arab Saudi di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).

Dalam pertemuan yang tak berlangsung lama berkisar satu jam tersebut, Wakapolri Komjen Syafruddin dan Osamah Mohammed al-Shuibi selain silaturahmi turut membicarakan upaya peningkatan kerjasama dan hubungan erat yang sudah terjalin antara RI dan Arab Saudi dalam lini keamanan selama ini.

wakapolri-dubesarab

Diketahui, rencana kedepan akan terdapat pertemuan lanjutan antara kepolisian Arab Saudi dan RI terkait keamanan negara-negara dalam kaitan upaya menangkal terorisme.

“Soal keamanan ini umum, (membahas juga) masalah wisata, ekonomi. Kita tahu jutaan warga Indonesia yang pergi ke Saudi. Kita salut kepada Saudi atas keamanannya. Kita harus demikian kepada warga negara Saudi juga kepada warga negara manapun. Tapi ada perhatian khusus, sebagai bangsa yang ketimuran, yang berada,” tutur Wakapolri Komjen Syafruddin saat ditemui usai melakukan pertemuan tertutup.

Kapolda Kepri Giatkan Himbauan Ke Masyarakat Keutuhan NKRI

14:50

NTMC – Terkait dengan instruksi Kapolri, segenap jajaran Kapolda turut melakukan peningkatan himbauan kepada masyarakat akan kebersamaan dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI.

Seperti yang di lakukan oleh Kapolda Kep. Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian saat menggelar pertemuan dengan jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat menghimbau untuk tidak mengikuti aksi demonstrasi 25 November dan 2 Desember yang rencananya akan digelar di Jakarta.

Brigjen Pol Sam Budigusdian meminta warga lebih memilih melakukan tablig akbar di Kepri. Ia pun mengajak warga dan jajaran pemerintahan untuk mengikuti acara tersebut.

“Yang jelas kami imbau seluruh masyarakat Kepri bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Selain itu semua elemen juga sepakat bersama-sama menjaga keamanan Batam dan sekitarnya,”, ujar Sam Budigusdian saat dikonfirmasi.

Sementara itu Mabes Polri meminta untuk masyarakat tak khawatir dengan aksi 25 November dan 2 Desember. Polri juga menjamin mengamankan kondisi dengan optimal.

“Polri dan TNI selalu siaga dan akan bertindak tegas bila ada upaya atau gerakan yang coba mengganggu ketertiban masyarakat dan memecah belah bangsa,” pungkasnya.

Kapolda menegaskan situasi di Batam dan Kepri kondusif. Namun polisi dan TNI tetap bersiaga mengantisipasi kerusuhan saat unjuk rasa.

Namun, sejauh ini Kapolda Kepri belum menerima laporan dari organisasi maupun kelompok masyarakat yang hendak akan melakukan aksi unjuk rasa.

Polres Tangsel Ungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Trotoar Plaza Ciputat

14:55
NTMC POLRI - Sesosok mayat pria dengan luka parah di sekujur tubuhnya ditemukan tergeletak di trotoar depan Plaza Ciputat, Rabu (23/11/2016) pagi. Setelah diselidiki, akhirnya polisi mengetahui identitas mayat tersebut.



Korban bernama Supriyanto (54), kelahiran Klaten, Jawa Tengah, dan beralamat tinggal di Kemang Timur V, RT 06 RW 04, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Dari identitasnya, pria tersebut diketahui berprofesi sebagai seorang guru.

Saat ditemukan, tubuhnya dalam posisi tertelungkup mengenakan celana training dan kaus abu-abu motif garis. Dari bagian wajahnya terlihat luka parah, sedangkan tangan dan kaki korban mengalami patah tulang.

Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri menuturkan, polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya korban dengan meminta keterangan beberapa saksi di lokasi.

"Kita masih selidiki penyebabnya. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan. Ada dugaan korban depresi lalu bunuh diri melompat dari atas flyover," kata AKP Mansuri.