Showing posts with label Polri. Show all posts
Showing posts with label Polri. Show all posts

Ini Proses Mekanisme Pengambilan SIM/STNK via e-Tilang

16:17

NTMC – Korlantas Polri yang mengenalkan Program aplikasi elektronik tilang (e-tilang) sangat mengharapkan dengan adanya e-tilang bisa mengurangi praktik percaloan dan transaksi antara pelanggar dengan polisi.

Bagi para pelanggar lalulintas, ini mekanisme bila pelanggar yang ditilang oleh polisi dan ditahan SIM/STNK kendaraanya dapat mendapatkannya kembali.

Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto menjelaskan, saat pelanggar ditilang, polisi langsung memasukkan data pelanggaran dan data pelanggar ke program e-tilang. Setelah itu, polisi akan memberi tahu kepada pelanggar berapa denda yang harus mereka bayar.

Selanjutnya, pelanggar bisa membayar denda tersebut kepada Bank BRI yang sudah bekerja sama dengan kepolisian. Setelah membayar ke bank, struk pembayaran dibawa kembali kepada polisi. Setelah menunjukkan struk kepada petugas, SIM atau STNK yang ditahan bisa langsung diambil saat itu juga. Sedangkan di sistem e-tilang yang dimiliki polisi, bila pelanggar sudah membayar akan berubah warna, dari merah ke hijau, papar Agung.

Nantinya uang yang dibayarkan pelanggar ke Bank BRI langsung masuk kepada kejaksaan dan pengadilan setempat sehingga tidak ada lagi praktik pungli oleh polisi kepada masyarakat. Proses pun akan lebih cepat dan mudah. Selain itu pelanggar tidak perlu lagi mengantre di pengadilan untuk sidang. Tentunya e-tilang jawaban dari keluhan masyarakat soal percaloan saat sidang silang. Serta untuk memotong rantai birokrasi,” tutupnya.

‘e-Tilang Ops.Zebra 2016’ Ditlantas Polda Metro Sediakan Loket Bank Mobile

16:14

NTMC – Selama delapan hari pelaksanaan Operasi Zebra 2016, Kamis (24/11/2016), Polda Metro Jaya diketahui telah menilang 54.138 pelanggar. Para pelanggar yang ditilang adalah yang melakukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Disamping itu, Ops. Zebra 2016 kali ini pun terkait upaya peningkatan dalam hal pelayanan masyarakat secara profesional, modern, dan terpercaya. Korp. Lalulintas Polri pun sekaligus mensosialisasikan program e-Tilang. Di mana, dalam program e-Tilang ini, masyarakat juga harus membayar denda tilang ke bank.

Mengetahui masih banyaknya pelanggar lalulintas, untuk mempercepat proses tilang dalam Operasi Zebra 2016, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan loket bank mobile BRI. Loket khusus ini mempermudah pembayaran denda tilang para pelanggar secara langsung melalui BRI.

BRI mobile tersedia di beberapa lokasi penertiban, di antaranya di Gandaria dan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat ditemui mengatakan, upayanya menggandeng BRI bertujuan untuk mengoptimalkan proses tilang. Untuk para pelanggar kita berikan tilang slip biru yang berarti masyarakat bisa melakukan pembayaran via bank dan kita siapkan fasilitas bank di lokasi penertiban.

“Tujuannya dalam hal ini yakni, untuk membiasakan masyarakat pelanggar menitipkan denda ke bank, sehingga petugas dengan pelanggar tidak bersentuhan langsung terutama yang berhubungan dengan masalah-masalah uang,” pungkasnya.

Silaturahmi, Wakapolri Temui Dubes Arab Saudi Bahas Peningkatan Kerjasama Keamanan

16:11

NTMC – Wakapolri Komjen Syafruddin bersilaturahmi dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI yang baru, Osamah Mohammed al-Shuibi, di kantor Kedubes Arab Saudi di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).

Dalam pertemuan yang tak berlangsung lama berkisar satu jam tersebut, Wakapolri Komjen Syafruddin dan Osamah Mohammed al-Shuibi selain silaturahmi turut membicarakan upaya peningkatan kerjasama dan hubungan erat yang sudah terjalin antara RI dan Arab Saudi dalam lini keamanan selama ini.

wakapolri-dubesarab

Diketahui, rencana kedepan akan terdapat pertemuan lanjutan antara kepolisian Arab Saudi dan RI terkait keamanan negara-negara dalam kaitan upaya menangkal terorisme.

“Soal keamanan ini umum, (membahas juga) masalah wisata, ekonomi. Kita tahu jutaan warga Indonesia yang pergi ke Saudi. Kita salut kepada Saudi atas keamanannya. Kita harus demikian kepada warga negara Saudi juga kepada warga negara manapun. Tapi ada perhatian khusus, sebagai bangsa yang ketimuran, yang berada,” tutur Wakapolri Komjen Syafruddin saat ditemui usai melakukan pertemuan tertutup.

Kapolda Kepri Giatkan Himbauan Ke Masyarakat Keutuhan NKRI

14:50

NTMC – Terkait dengan instruksi Kapolri, segenap jajaran Kapolda turut melakukan peningkatan himbauan kepada masyarakat akan kebersamaan dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI.

Seperti yang di lakukan oleh Kapolda Kep. Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian saat menggelar pertemuan dengan jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat menghimbau untuk tidak mengikuti aksi demonstrasi 25 November dan 2 Desember yang rencananya akan digelar di Jakarta.

Brigjen Pol Sam Budigusdian meminta warga lebih memilih melakukan tablig akbar di Kepri. Ia pun mengajak warga dan jajaran pemerintahan untuk mengikuti acara tersebut.

“Yang jelas kami imbau seluruh masyarakat Kepri bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Selain itu semua elemen juga sepakat bersama-sama menjaga keamanan Batam dan sekitarnya,”, ujar Sam Budigusdian saat dikonfirmasi.

Sementara itu Mabes Polri meminta untuk masyarakat tak khawatir dengan aksi 25 November dan 2 Desember. Polri juga menjamin mengamankan kondisi dengan optimal.

“Polri dan TNI selalu siaga dan akan bertindak tegas bila ada upaya atau gerakan yang coba mengganggu ketertiban masyarakat dan memecah belah bangsa,” pungkasnya.

Kapolda menegaskan situasi di Batam dan Kepri kondusif. Namun polisi dan TNI tetap bersiaga mengantisipasi kerusuhan saat unjuk rasa.

Namun, sejauh ini Kapolda Kepri belum menerima laporan dari organisasi maupun kelompok masyarakat yang hendak akan melakukan aksi unjuk rasa.

Kapolri Giat Tingkatkan Sinergisitas Bersama Tokoh Ulama

14:46

NTMC – Diketahui pasca aksi unjuk rasa 4 November 2016, Kapolri Jenderal Tito Karnavian terus melakukan aktivitas giat safari istighosah kepada para tokoh ulama dan muslim.

Aktivitas giat safari istighosah yang dilakukan Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas dan kerja sama dengan ulama dan umara terkait pembahasan isu yang berkembang saat ini pun.

Kapolri Tito ngin membuka ruang komunikasi yang lebih baik dengan bermaksud meminimalisir miss komunikasi dan mempercepat langkah-langkah penyelesaian didalam suatu masalah.

Safari istighosah Kapolri memanglah dirasa penting lantaran kini banyak isu yang memang harus membutuhkan pengelolaan dengan baik dan dikomunikasikan dengan para ulama.

Tak hanya menjalin kerja sama dalam menggarap isu dan berkomunikasi, Kapolri menyadari penuh ulama merupakan panutan umat. Banyak hal yang bisa dititipkan melalui ulama terkait kondisi saat ini.

Seperti halnya terkait dengan masalah radikalisme, narkoba, dan lain-lain hal yang dapat menyebabkan umat beragama terbawa dalam berbagai pelanggaran hukum.

Diharapkan dengan meningkatkan kembali ikatan kerja sama, para tokoh ulama dan umara setidaknya dapat turut andil menyampaikan pesan kepada umat untuk mewaspadai segala pengaruh buruk yang mengancam Indonesia.

Usai Doa Bersama Panglima TNI Di Monas, Kapolri Bersilaturahmi Ke MUI

17:07

NTMC – Usai menghadiri gelaran doa bersama  di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016) pagi tadi, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian kembali melanjutkan kegiatannya dengan melakukan kunjungan ke MUI. Dalam kunjungannya Kapolri Tito disambut hangat oleh Ketua MUI Ma’ruf Amin. Diketahui dalam kunjungannya kali ini, Kapolri Tito selain ingin lebih mempererat tali silaturahmi Polri dengan MUI, terkait pula dengan diskusi dalam memberikan penjelasan secara tuntas dan komprehensif pada MUI perihal dengan peristiwa kasus yang baru-baru ini terjadi terutama membahas kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahja Purnama yang telah naik pada tingkatan penyidikan.

Pertemuan (wadah musyawarah para ulama zu’ama dan cendikiawan muslim) ‘THE COUNCIL MAJELIS OF ULAMA’ MUI di Jalan Proklamasi No.51 Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at ( 18/11/2016), selain dihadiri Kapolri Tito, turut pula dihadiri oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, KadivHumas Polri, Irjen Pol Boy Rafli, Humas Polda Metro, Kombes Pol. Awi Setiyono serta pejabat Polri dan MUI lainnya.

Pertemuan dilangsungkan secara tertutup. Pertemuan berlangsung sejak pukul 10.30 WIB – Selesai.

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian saat ditemui menyampaikan, silaturahmi ini dalam rangka merawat kehidupan kebangsaan kita dan juga menjaga kesatuan Republik Indonesia. Selain itu saya telah mengintruksikan seluruh jajaran anggota di semua tingkatan provinsi dan kabupaten untuk membangun hubungan yang lebih intens dengan ormas-ormas islam termasuk ulama dan amaro. Sehingga bila terjadi masalah yang berhubungan dengan masalah keagamaan islam ini ada komunikasi dan dialog yang dapat dibangun untuk mengambil langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan negara.

Sebelumnya, dalam gelaran Doa bersama di Silang Monas Jakarta Pusat yang diinisiasi oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang diminta sebagai pembicara, mengajak masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat. Dia mengimbau masyarakat untuk tidak berpecah belah menjelang pilkada serentak 2017.