NTT-Hingga Selasa sore antrean kendaraan roda dua dan roda empat masih terjadi di salah satu SPBU di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Dari pantauan di SPBU Nesleu Jalan Sonbay, terlihat ratusan kendaraan roda dua dan empat yang hendak melakukan pengisian premium dan solar. Kendaraan berjejal dengan ratusan jeriken warga yang ikut masuk di dalam antrean yang mencapai 500 meter.
Pengawas SPBU Naesleu, Vinsen Tanekan, menjelaskan antrean kendaraan tersebut terjadi karena jatah di SPBU-nya saat ini sudah dikurangi oleh pihak Pertamina Kupang.
"Antrean ini karena jatah premium dan solar yang kami dapat hanya 20.000 liter saja, dan itu pun sering terlambat diantar ke SPBU kami. Karena itu, menurut saya, wajar kalau terjadi antrean," kata Tanekan.
Sementara itu, salah seorang sopir angkutan kota, Bonefasius Nino, mengaku sudah mengantre selama lebih dari 4 jam.
"Kami terpaksa harus isi di SPBU ini karena premium dan solar di SPBU yang lain sudah tutup semua sejak pukul 11.00 Wita. Dan yang buat macet antrean, ratusan jeriken milik penjual bensin eceran," kata Nino.
Nino lantas berharap agar pihak SPBU membatasi penggunaan jeriken sehingga antrean tak terlalu panjang.