Jalur Pantura Siap Hadapi Para Pemudik

19:42

perbaikan-jalan-pantura

Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, menyatakan saat ini infrastruktur jalan dan jembatan di Jawa dan Sumatera dalam kondisi siap menampung lonjakan arus mudik Lebaran 2012.

“Kami sudah membentuk 11 tim pemantau kesiapan jalur Lebaran 2012, ternyata semua menyatakan jalan dan jembatan siap dilalui pemudik,’ katanya.

Menurutnya, untuk jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa sepanjang 1.182 kilometer (Km) sebagai salah satu jalur utama arus mudik, seluruh ruas jalan yang sedang ada paket pekerjaan, telah dalam kondisi fungsional menghadapi arus mudik. Pantura sendiri merupakan jalur ekonomi yang sangat sibuk, dimana pada kondisi  biasa setiap harinya 48 ribu kendaraan melintas pada jalur tersebut.

Sedangkan jalur  Pantura Banten mulai Serang-Cilegon-Merak sudah dalam kondisi baik. Tantangan yang harus diantisipasi pada rute ini adalah antrian untuk angkutan fery ke Pelabuhan Merak. Selain itu juga dilakukan perkerasan kaku jalan sepanjang 9.4 Km dan fleksibel 5.6 Km pada ruas Cilegon-Pasauran (Krakatau Steel). Ruas ini melayani pemudik dari arah Merak-Cilegon menuju Labuhan. Selain sebagai jalur mudik, ruas ini juga berfungsi sebagai jalur wisata utama menuju Pantai Carita dan Anyer.

Di Pantura Jawa Barat, ruas jalan yang telah fungsional diantaranya, Ciasem-Pamanukan, Sewo-Lohbener dan jembatan Kanci I B, jembatan Ender dan jembatan Cimanuk. Pada titik rawan kemacetan seperti Simpang Jomin, Simpang Mutiara dan pintu tol Cikopo akan diberlakukan manajemen lalu lintas. Untuk mengurangi kepadatan di Simpang Jomin dan Simpang Mutiara, sepeda motor dibelokkan ke Karawang menuju Cikalong atau Ciasem sepanjang 22 Kilometer.

Pada Lintas Selatan Jabar, Kementerian PU berupaya menyiasati kemacetan di sekitar Nagrek dan Gentong dengan jalan baru. Kini, Lingkar Nagrek sudah selesai dan dapat dilalui. Sedangkan, progres konstruksi jalur Gentong baru mencapai 42,3 persen, namun saat ini sudah fungsional. Jalur Lingkar Gentong dibangun sepanjang 1,2 Km dan jembatan viaduct sepanjang 35 meter. Untuk aspek penerangan, Pemerintah pun telah menyiapkan dengan menggunakan lampu bersumber tenaga surya.

Beberapa infrastruktur jalan yang relatif baru dibandingkan dengan lebaran 2011 adalah jalan tol Semarang-Bawen, Lingkar Ambarawa, jembatan Pabelan, jalan Magelang-Keprekan dan sejumlah segmen pada ruas Semarang-Kudus-Rembang. Selain itu rekonstruksi jembatan Kabuyutan yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Barat juga sudah dapat digunakan. Penanganan juga dilakukan terhadap ruas Ciregol yang berada antara Tegal-Purwokerto dengan cara pengurangan tanjakan delapan meter serta memperkecil sudut tikungannya.

Jalan nasional Jawa Timur seperti ruas Surabaya-Banyuwangi maupun Surabaya mengarah ke Solo juga sudah dalam kondisi siap hadapi arus mudik. Penanganan jalan antara lain terdapat pada perbatasan Pasuruan-Probolinggo dimana ada perbaikan jalan yang berada di dekat perlintasan kereta api, namun pekerjaan tersebut telah diselesaikan.

Sumber: Poskotanews

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »