Peristiwa tersebut terjadi di jalur Semarang-Kendal sebelum RS Tugu, tepatnya di Jalan Wali Songo, Semarang, Jumat (2/11/2012).
Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, Wanti, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ia mendengar suara benturan yang tidak terlalu keras. Setelah mengecek ke jalan raya, Wati melihat bagian depan truk oranye bernopol B 9096 CU ringsek dan berhimpitan dengan bagian belakang truk pengangkut kayu.
"Sekitar jam 12.00, pas suara azan salat Jumat ada suara benturan tapi tidak keras. Saya lihat ternyata ada kecelakaan," kata Wanti di Jl Walisongo, Semarang, Jumat (2/11/2012).
Melihat peristiwa itu, warga yang berada di lokasi kejadian langsung melakukan pertolongan kepada sopir truk bernama Asrofi (50) tersebut. Namun proses evakuasi sempat terkendala karena truk kayu tidak bisa dijalankan.
"Tadi saya sudah bilang ke sopir truk kayunya untuk maju sedikit, tapi katanya truknya tidak bisa jalan," jelas Wanti.
Truk oranye yang awalnya bertujuan mengambil sepeda motor di Jakarta tersebut lalu ditarik mundur menggunakan mobil. Setelah itu, Asrofi berhasil dikeluarkan warga melalui pintu sebelah kiri.
"Sesudah berhasil keluar dari truk langsung dibawa ke rumah sakit," tandas Wanti.
Sementara itu, truk pengangkut kayu kembali bisa berjalan setelah seorang teknisi datang dan mengotak-atik roda bagian belakang truk. "Ada teknisi datang memperbaiki ban belakang," pungkasnya.
Menurut keterangan petugas polisi yang datang ke lokasi, penyebab kecelakaan karena truk pengangkut kayu mengalami rusak pada selang rem sehingga mengunci roda truk.
"Truk kayu saat ini sudah minggir agak jauh, surat-surat milik sopirnya sudah diamankan," kata petugas tersebut.
Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kemacetan panjang di Jalan Walisongo dari arah Kalibanteng (Semarang-Jakarta). Saat ini, truk yang dikendarai Asrofi masih berada di tengah jalan Walisongo sehingga arus kendaraan di sekitar lokasi masih terlihat padat lancar.