Sopir Tronton Terjepit Dalam Kabin Truk

11:32

LHOKSUKON - Kecelakaan maut kembali terjadi di lintas Medan-Banda Aceh. Seorang sopir truk tronton pengangkut makanan dan minuman ringan dari Medan, meninggal dunia setelah terjepit selama tiga jam dalam kabin truk yang mengalami kecelakaan, di Desa Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Sabtu (10/11), pukul 04.30 WIB.

Informasi dihimpun Serambi kemarin, truk dengan nomor polisi BK 8352 BG itu dikemudikan oleh Johari Efendi (33) warga Desa Bukit Kubu, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Ia ditemani seorang kernet Irwansyah (28) warga Desa Buket Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Sumber warga menyebutkan, mobil tersebut datang dari arah Medan menuju  Banda Aceh. Setibanya di lokasi kejadian, diduga sopir mengantuk hingga mobil oleng dan masuk ke dalam parit di Desa Matang Ubi.

Suara benturan yang cukup keras itu mengagetkan warga yang tengah tertidur lelap. Sejumlah warga setempat dan pelintas di lokasi kejadian, langsung memberikan pertolongan. Sesaat kemudian, anggota Polantas tiba di lokasi dan bersama-sama warga berusaha mengeluarkan sopir Johari, yang terjepit di antara setir dengan tempat duduk sopir.

“Bagian depan mobil hancur, dan Johari terjepit di dalam mobil tersebut. Sedangkan kernetnya, Irwansyah berhasil melepaskan diri setelah sebelumnya juga terjepit,” kata Kapolres Aceh Utara, AKBP Farid BE, melalui Kasat Lantas Ipda Mega, ketika dihubungi Serambi kemarin.

Berdasarkan kesaksian warga, usaha mengeluarkan sopir dari kabin baru berhasil tiga jam kemudian. Setelah itu, masyarakat bersama polisi lalu lintas membawa Johari ke Puskesmas Lhoksukon, Aceh Utara untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, sesampainya di puskesmas Johari tak berhasil ditolong. Dia menghembuskan nafas terakhirnya di puskesmas tersebut.

Hasil visum yang dikeluarkan Puskesmas Lhoksukon menyebutkan Johari mengalami luka robek pada bagian bibir, patah tulang rahang, dan luka di sekujur tubuh. Sedangkan Iwan hanya mengalami patah terbuka tangan kanan dan luka robek pada bagian kepala.

Kasat Lantas Ipda Mega menyebutkan pihaknya telah menghubungi keluarga korban untuk menjemput jenazahnya. “Direncanakan hari ini juga, keluarga korban datang ke Lhoksukon untuk menjemput jenazah. Korban direncanakan dimakamkan di kampung halamannya. Sedangkan kernet yang luka menjalani perawatan medis dulu di Puskesmas Lhoksukon. Selain itu kita juga meminta keterangan dari kernet dan saksi lainnya dalam kasus itu. Tronton tersebut kita bawa ke Pos Polantas Lhoksukon,” pungkas Ipda Mega.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »