Traffick Light Mati, Iring-iringan Truk Tebu Tabrakan

10:40



Malang  - Kecelakaan hebat terjadi di perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (2/11/2012) dinihari sekira pukul 01.30 wib.

Meski tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, perempatan jalan besar di Kepanjen sempat terganggu. Pasalnya, bangkai truk dan muatan tebu menutupi akses jalan propinsi itu.

Pantauan beritajatim.com dilokasi kecelakaan hingga pukul 02.30 wib, bangkai truk nopol N 9907 UJ masih melintang ditengah jalan. Truk kosong muatan yang disopiri Oki (31), warga Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ringsek dibagian bodi depan. Seluruh kaca juga hancur berserakan ditengah jalan.

Data yang dihimpun beritajatim.com, kecelakaan terjadi akibat lampu merah atau trafic light diperempatan jalan sudah tidak menyala alias dimatikan. "Truk tebu iring-iringan dari arah barat menuju timur. Truk tebu, hendak ke Pabrik Gula Krebet sebelum dihantam truk dari arah utara yang melaju sangat kencang," ungkap Slamet Joko (41), saksi mata dilokasi kejadian, Jumat (2/11/2012).

Menurut Slamet, truk yang disopiri Oki melaju kencang. Kebetulan, trafic light diperempatan jalan memang sudah padam. "Lampu merahnya sudah padam. Hanya menyala warna kuning karena memang sudah malam," tegasnya.

Ia melanjutkan, meski sudah sampai lampu merah, truk yang menghantam iring-iringan mobil tebu justru melaju kencang tanpa membunyikan klakson. "Sopir truk yang nabrak hanya luka ringan. Sekarang dibawa ke Rumah Sakit Kanjuruhan terkena pecahan kaca depan," ucap Slamet.

Sementara itu, Samsudin (38), pengemudi truk tebu yang tinggal di Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri menuturkan, truk berangkat dari Kediri sekitar pukul 20.30 wib. Selama dalam perjalanan, truk nopol AG 9604 GC yang dia kemudikan, berjalan beriringan. "Tebu ini akan kita kirim ke pabrik gula krebet mas. Saat itu, truk saya ada diposisi paling depan," urainya.

Mendadak, truk dari arah utara tiba-tiba melaju dengan kencang meski saat itu, sudah dekat lampu merah. "Lampu trafic light memang mati. Saat itu, truk saya sudah ada ditengah perempatan. Truk yang nabrak justru tidak mengurangi kecepatan hingga menabrak bak truk," tegas Samsudin.

Kerasnya hantaman, membuat truk yang ia kemudian langsung terbalik. Seluruh muatan tebu berserakan dijalan. Meski hanya luka lecet dikaki, Samsudin mengaku kaget saat dihantam truk tanpa muatan.

Terpisah, Petugas Satlantas Polres Malang Aiptu Aris S bersama dua petugas lainnya nampak sibuk mengatur arus kendaraan persis dilokasi kejadian. Bangkai truk yang melintang diperempatan jalan besar itu, masih menunggu derek untuk disingkirkan dari tengah jalan. "Truk yang nabrak muatan tebu sepertinya tidak menginjak rem sama sekali," pungkasnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »